Kan setiap orang punya takdirnya sendiri-sendiri, entah itu takdirnya kaya gimana who know ? ya jelas itu udah digarisin sama yang Kuasa. ok, ngomong-ngomong soal takdir kayaknya udah takdir saya menjadi seseorang yang dibenci oleh beberapa pihak. saya tau menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada jadi orang lain walau tidak dibenci. saya sadar apa kesalahan saya kepada beberapa pihak tersebut tapi itu sudah menjadi kebiasaan saya dan hanya itu yang saya bisa. saya tidak mau lagi polemik ini menjadi tambah panjang karna polemik internal dalam rumah tangga saya sudah melewati batas. saya benci dengan mereka(dibaca : kedua orang tua saya) yang selalu sibuk sehingga membuat emosi mereka labil dan membuat mereka selalu bertengkar.
" mari kita akhiri semua ini dan semoga ini tidak polemik berkepanjangan. yang ingin menyimak silahkan, yang tidak suka lupakan. hanya ingin berbagi bukan pembenaran. mohon maaf atas keputusan ini, terima kasih yang sudah mensupport dan mencoba mengerti. ini tidak mudah untuk saya, tapi saya tidak akan memaksa siapapun untuk merubah opininya tentang saya. setiap keputusan pasti ada resikonya, jika hanya karna seseorang, yang saya pertaruhkan jauh lebih besar apalagi harus mendengar pertengkaran kedua orang tua saya . tapi kewarasan dan pola pikir saya sebagai seorang pria yang dewasa, saya hanya ingin hidup untuk orang-orang yang benar-benar mengakui keberadaan saya. aku yang bertanggungjawab atas keputusanku ini. sekali lagi aku minta maap dan berima kasih atas dukungan selama ini. Dan terakhir xxxx tetaplah xxxx yang memiliki tempat khusus dihati saya, dan izinkan saya untuk melanjutkan hidup saya."
No comments:
Post a Comment