22 November 2013

Tugas Bahasa Inggris

tugas Bahasa Inggris. buat yang mau menerjemahkannya kebahasa inggris, silahkan. mohon bantuannya.
 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
hai, nama saya Akbar Maulidi. umur saya 19 tahun. disini saya akan menceritakan tentang kehidupan saya. dari awal lahir sampai sekarang. tapi, saya akan membaginya menjadi tiga bagian. yaitu family part, pendidikan, and lovelife.

part 1 : Keluaga.

tanggal 28 agustus 1994, saya lahir kedunia, setelah ibu saya mengandung selama 9 bulan. saya selalu merasa keluarga kecil saya yang terdiri dari ibu, bapak, saya dan adik adalah keluarga terbaik yang pernah saya dapatkan. keluarga saya adalah keluarga yang terbuka. orang tua saya adalah orang yang protektif terhadap kedua anaknya. kalo keluar rumah terlalu larut malam, langsung ditelpon. dan banyak lagi aturan-aturan yang tidak tertulis lainnya. tapi mereka tidak membatasi anak-anaknya untuk melakukan apapun selama itu positif. seperti halnya gue ikut ekskul sepak bola waktu SMA. beliau mendukung dengan mengatakan,

"nak, kau harus main dengan bagus biar seperti taufik hidayat !!!" seru mama gue dengan semangat.

"maaaaa... taufik hidayat itu pemain bulu tangkis bukan sepak bola, maaa"kata gue...

"oh salah ya..."

mama gue yang malu langsung melipir kedapur.

atau saat gue ikut komunitas stand up comedy yang ada dibanjarmasin.

"ma, aku ikut komunitas stand up !"  kata gue.

"yang raditya dika itu ya ?"

sambil menggelengkan kepala, dia melanjutkan "jangan nak, dia itu aneh"


sampai sekarang gue kuliah dan menjadi anak kost-an, orang tua gue masih suka nelpon nanya-nanya keadaan gue, gue lagi ngapain, dimana. awalya gue ngerasa risih. tapi seiring kesibukkan kuliah dan lain-lain menyebabkan gue susah bertemu mereka dan jarang menghubungi mereka, gue menyadari waktu terbaik adalah saat dengan keluarga.

Part 2 : Pendidikan.

dibagian ini saya akan menceritakan tentang pendidikan, mulai dari SD sampai SMA, sampai kenapa saya masuk pgsd. umur 5 tahun gue masuk TK, selama 1 tahun. akhirnya gue lulus dan masuk ke SD. waktu Sd, gue adalah salah satu anak yang menonjol. akbar kecil pernah bercita-cita untuk menjadi comedian, karna kesukaan menonton film "warkop DKI". hampir tiap episode warkop DKI gue tonton. kemudian, gue masuk SMP yang dekat rumah gue. disini, gue mulai mengenal cinta, cewek pertama yang gue jatuh cintai adalah ema erdayanti tapi karna waktu kelas 1 smp gue belum aqil balik, akhirnya gue hanya bisa mengagumi doi. di smp gue masih salah satu murid yang cerdas. gue selalu masuk 5 besar. waktu smp cita-cita gue berubah, yang awalnya ingin menjadi comedian berubah jadi ingin menjadi penyiar radio. yes, waktu gue smp, itu lagi ngehits banget dengerin radio, nitip-nitip salam lewat radio, dan pokoknya dengerin radio itu gaul !

lulus smp, keluarga gue pindah rumah mengikuti bokap yang pindah kerja. jadi gue melanjutnya ke SMA 1 marabahan. disekolah ini gue memiliki 2 orang teman akrab yang nasibnya nggak jauh beda sama gue : sering jatuh cinta-diam. mereka adalah Ikhsan dan syarif. kita bertiga jadi teman baik karna kita sama-sama memiliki sifat absurd. kami bahagia, menjadi gila.

pada akhirnya, alhamdullilah gue sukses menyelesaikannya masa SMA dalam waktu 3 tahun. lulusnya pun bareng sama kedua sahabat gue. thanks a lot for guru-guru yang pernah membimbing selama saya menjadi anak sd, smp dan sma. kalian sangat berjasa dalam perjalan hidup saya.

seperti kebanyakan anak sma yang baru lulus, gue pun sibuk mencari kampus yang mau nerima gue. setelah daftar sana daftar sini, gue masuk di pgsd. baru awal kuliah, otak gue udah mau meledak karna pelajaran yang sulit dan dosen yang killer. waktu sekolah, datang kesekolah telat dikit, pintu gerbangnya masih terbuka. saat kuliah, telat dikit jangan harap bisa masuk kelas. mungkin transisi dari masa sma ke masa kuliah adalah masa terberat yang pernah gue hadapi. tapi gue sangat menikmati itu. karna, perpidahan akan selalu terjadi, yang kita lakukan mungkin hanya menikmati setiap perpidahan tersebut.

last part : lovelife.

dipart terakhir ini, gue mau cerita tentang kehidupan asmaa gue. waktu kecil pernah minum sabun, jadi jangan heran kalo besarnya suka ditolak cewe. pertama kali gue jatuh cinta itu saat kelas 1 smp. saat itu gue belum akil balik, jadi badan gue jauh lebih kecil dari orang yang gue taksir. dia adalah siswi populer disekolah. menurut gue, dia adalah cewek tercantik diangkatan gue.

seperti halnya anak smp, gue mendekati dia bukan dengan ngerayu atau gombalin dia, tapi dengan cara mengejek dia. saat itu gue sedang polos-polosnya dalam menghadapi semua, jadi gue selalu mengekspresikan rasa suka gue dengan ngerjain dia. misalnya, saat dia lagi nulis, iseng gue lempar kaus kaki gue yang baunya nauzubilah sambil ketawa. tapi untungnya teman gue si Eko yang justru kena marah sama guru Biologi gue. selamatlah hari gue saat itu. Hehehe

dan kalian pasti bisa menebak, awalnya aja udah kayak gitu. memasuki sma, gue jatuh cinta sama adik kelas gue, lagi-lagi dia adalah murid yang populer. entah gimana awalnya, gue bisa dekat dengannya tapi disaat kedekatan tersebut, dia malah jadian sama cowok lain yang tidak bukan adalah teman seangkatan gue. semasa sma lah gue sering sekali patah hati, sering sekali ditolak cewek.

penolakan tersebut pun berlanjut saat gue kuliah. saya ingat tentang pertama kali gue ngeliat gadis ini. saat itu hujan turun dikampus. dia pakai jaket warna biru. she was so beautiful like an angel and i fell for her. berhari-hari gue mencoba untuk mengetahui namanya dan kelas apa, dan nomer handphonenya berapa. setelah mengetahui namanya, dia di kelas D, dan dapat nomor handphonenya. gue mencoba menghubungi tiap hari tapi tak pernah ada tanggapan.

sampai suatu ketika, pas malam minggu, pacarnya menghubungi gue, dan bilang untuk jangan mengganggu her lagi.  mengetahui dia sudah punya pacar, gue pun mencoba untuk move on. and then, masih penolakan-penolakan tersebutpun ternyata masih berlanjut.

tapi karna penolakan-penolakan itu, gue menjalani kehidupan remaja. Kehidupan yang kebanyakan remaja memilihnya untuk bersenang-senang dan berfoya-foya. Namun, gue lebih memilih untuk menjadi berbeda. Menikmati kesialan dan kegagalan. Menertawakannya dan bahagia karenannya.

11 November 2013

Menjadi Dewasa


beberapa orang di dunia akan sulit mengakui kalo mereka pasti akan tumbuh menjadi dewasa. atau lebih tepatnya berkilah. gue mungkin adalah salah satu orang yang takut menjadi dewasa. semakin mengingat umur gue yang semakin tua, semakin gue nggak bisa ngebayangin nantinya bakal kayak gimana. rasanya sulit membayangkan beberapa tahun lagi mungkin jadi seorang suami, terus beberapa tahunnya lagi mungkin jadi seorang ayah, dan mungkin puluhan tahun lagi akan menjadi seorang kakek. terus membayangkan bagaimana harus membagi waktu, tempat, perasaan, pemikiran dan lain-lain dengan istri atau suami kita, lalu bagaimana membagi waktu, tempat, perasaan, pemikiran dan lain-lain dengan keluarga kita dan orang-orang disekitar. ditambah lagi masalah yang akan muncul dipekerjaan (apalagi pas sudah memasuki usia kerja tapi lo belum kerja. masalah besar itu), di pendidikan(lo belum wisuda-wisuda saat yang lain udah pakai toga), di kehidupan asmara(ceilah bahsanya asmara-__- lo masih jomblo aje saat usia 24tahun atau lo ditolak mulu).

masalah-masalah kayak gitu pasti bakalan muncul seiring dengan semakin kita dewasa. gue menyimpulkan "semakin kita tumbuh dewasa semakin kompleks masalah kita".

saat anak-anak, gue mikir masabodo dengan segala macam masalah dan tanggung jawab, yang penting main, main dan main. tapi saat sudah beranjak dewasa, masalah-maslah muncul dengan sendirinya dan kita harus bertanggung jawab atas masalah tersebut. contoh, waktu gue SMA. gue punya masalah dengan nilai ulangan gue alias banyak nilai merah. gue dimarahi emak gue. dan gue harua bertanggung jawab atas semua itu. waktu SMA, gue naksir sama seorang cewek. masalahnya si cewek ini cantik banget dan bukan cuma gue yang naksir, masalah berikutnya kalo pun iya gue naksir doi, apakah doi juga akan naksir gue ? belum tentu kan. dan pertanggung jawaban gue atas itu semua, gue akhirnya memilih untuk jatuh cinta diam-diam.

inti dari tulisan ini sih, secara sadar dan tidak sadar(atau pura-pura nggak sadar), kita pasti akan tumbuh menjadi dewasa. dengan semakin dewasanya kita, semakin kompleks masalah yang akan dihadapi. yang perlu kita lakukan mungkin adalah tumbuh bersama kedewasaan itu sendiri.

22 September 2013

Sebuah Analogi

sekarang sudah seminggu lebih gue kembali kuliah, dosen sudah mulai masuk, dan tugas mulai menumpuk. yaa, terlepas dari dosen dan tugas, satu-satunya berita paling menyenangkan adalah bertemu dengan para maba yang unyu-unyu dan botak. gue merasa terlihat lebih ganteng(dikit) ketika ngeliat para maba cowo yang botak. jadi gue bisa sedikit bergaya lebih cool didepan para maba cewe. dengan harapan ada yang bilang "iihhh kaka cool bangeeeeet !!!"

namun harapan tinggal lah harapan, para maba malah mengucapkan "ih coba liati kaka itu, bepender sorangan" pakai bisik-bisik lagi. itu sakit banget meeeen.....

my life is my self, yeah setelah kejadian yang lalu, gue lebih banyak menghabiskan waktu dengan pacaran sama diri sendiri. gue mencoba memahami diri gue sendiri. gue sempat mikir "hidup gue gini amat ya, ditolak mulu. salah gue apa ya ?"

akhirnya gue menyadari, kalau gue agak berbeda dengan kebanyakan cowo yang gue liat. gue terlalu introvert, gue terlalu sibuk dengan dunia gue sendiri, gue terlalu nyaman dengan sikap aneh yang gue miliki. mungkin karna itu, setiap kali gue naksir sama cewe, cewenya malah nolak gue.

mungkin juga karna orang yang gue taksir terlalu sempurna dan tidak sesuai dengan kapasitas yang gue miliki. ibaratnya, gue pengen iphone 5s, apadaya kemampuan gue cuma bisa untuk mendapatkan nokia 1600.

singkatnya, kita tidak cukup sempurna untuk orang tersebut.

setelah selalu melalui fase mandangin --> naksir --> ditolak --> move on --> mandangin --> naksir --> ditolak --> move on.

gue belajar beberapa hal, kalau kabanyakan dari kita selalu menginginkan orang yang sempurna seperti sebuah android dan kebanyakan dari kita juga tidak mnyadari kalau sebenanya yang kita butuhkan hanyalah orang yang simpel dan apa adanya seperti nokia 1600 *tetep*.

10 September 2013

Apalah Ini

move on. entah berapa banyak sudah orang yang bahas tentang move on dan sejenisnya. bahkan diblog gue ada beberapa post yang berkaitan dengan move on. kali ini pun gue akan bahas tentang move on dan kawanannya lagi.

kemarin kan gue sempat naksir banget sama orang(baca : nama samaran) ya meski ujungnya nggak kesampaian. now playing ~ kasih tak sampai....

tapi setidaknya gue bersyukur karna udah menuntaskan rasa naksir gue dan nggak penasaran lagi. dan kalo udah gitu kan move onnya jadi lebih mudah dikit.

kenapa udah nggak penasaran lagi ? ya karna gue tau perasaan dari pihak sananya. untuk lebih jelasnya baca post gue sebelumnya-sebelumnya deh.

jadi gini, waktu itu gue naksir sama orang, sekitar 6 bulan lebih gue naksir, gue udah usaha banyak biar dia tau perasaan gue(usaha tenaga doang sih, soalnya kaga punya materi hehe maklum mahasiswa kere.) tapi ujungnya gue tau kalo dia udah punya pacar. karna pacarnya sendiri yang bilang ke gue. gue sih nggak nembak dia secara langsung, karna buat pdkt kaga bisa, soalnya dia nggak ngerespon. tapi setelah gue tau dia udah punya pacar, disinilah kesalahan gue. gue naksir sama mahasiswi di kampus gue. kita satu fakultas, satu angkatan. jadi bakal mudah banget buat ketemu lagi setelah ditolak dengan malu nyatain perasaan.

jadi buat elo, kalo lo suka sama orang, usahain jangan yang mudah ketemu bila lo nya sendiri nggak yakin buat dapetin dia. misalkan lo kuliah di jurusan hubungan internasioal, lo harus nyari orang yang buat di taksir itu jurusan mipa. jadi, kalo lo ditolak, lo masih bisa ongkang-ongkang kaki deh dikampus. itu kalo lo nya sendiri nggak yakin bakal diterima.

daaan setelah semua kejadian itu, gue ikhlas karna udah ditolak. lebih baik ditolak daripada digantung bukan ? karna setidaknya kita tau perasaan dari pihak yang ditaksir. kalo sudah gitu, kita mau melangkah kemana pun akan jadi lebih mudah tanpa ada perasaan menggantung yang membebani. eeeaaaaa

tapi tetap aja ya meski kita sudah move on, kalo ketemu orang yang (pernah) kita taksir itu ada rasa canggungnya.

6 September 2013

Virgo Yang Introvert

virgo adalah orang yang perfeksionis dan pemilih.

menjadi orang yang terlalu perfeksionis dan terlalu pemilih terkadang membuat seseorang sulit untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. dan orang seperti itu adalah orang-orang bertipe virgo. gue sendiri adalah orang virgo. yang mungkin gue tipe orang yang terlalu egois dan membuat segala sesuatu harus terlihat sempurna di mata gue. mulai dari hal kecil memilih pakaian apa yang akan di pakai sampai ke masalah yang sedikit eumit seperti masalah hati.
segala sesuatu yang akan gue lakukan harus telihat sempurna meski kadang-kadang(sering) itu malah yang membuat semuanya menjadi berantakkan atau membuat orang lain merasa tidak nyaman. sifat pemilih juga membuat sulit untuk merasa sreg dengan beberapa hal, dan salah satunya tentang masalah hati. sebelum gue menjalin sebuah hubungan dengan orang lain, biasanya gue harus menganalisa terlebih dahulu orang yang gue taksir ini, mulai dari sifat, karakter, pembawaan, dan kecocokkan. tahap analisa ini biasanya gue lakukan dengan pengamatan diam-diam, atau pas fase pdkt. setelah mengetahui kepribadian orang tersebut. orang tersebut akan diklasifikasikan lagi kedalam beberapa tipe. apakah dia termasuk dalam klasifikasi orang yang akan mampu menghandle segala macam sifat dan sikap gue, apakah dia cocok dengan dunia gue, dll.

jadi karna itu lah kebanyakan orang virgo tidak mudah memiliki sebuah hubungan yang terikat(terlepas dari seberapa jeleknya orang tersebut) dan orang virgo jarang hubungan yang dapat bertahan lama. daripada menjalin hubungan dengan orang yang belum tepat mending jadi pengamat yang baik dulu lah, daripada sama-sama memaksakan ketidakcocokkan, mending sama-sama belajar menyikapi perbedaan dulu lah, daripada sama-sama egois mending sama-sama berdamai dengan diri sendiri dulu lah.

virgo adalah orang egois.

egois adalah salah satu dasar orang-orang virgo(khususnya gue). gue merasa apa yang gue lakukan benar dan selalu beranggapan kalau tidak ada yang lebih benar dari anggapan dia. terkadang keegoisan ini yang membuat orang-orang kayak gue sulit untuk berbagi waktu, tempat, dan perasaan kepada orang lain.

saat gue sudah merasa nyaman dengan suatu keadaan, maka gue akan terganggu jika ada orang yang datang dan merubah keadaan tersebut. tapi karna orang virgo adalah tipe orang yang mudah menyembunyikan emosi dan bukan orang yang dominan, jadi mereka memilih untuk pergi dari keadaan tersebut.

tapi gue bukan lah orang virgo tulen, gue menyebut diri gue sendiri adalah tipe virgo yang introvert. introvert sendiri bila dilihat dari segi bahasa mempunyai arti tertutup. sedangkan dari segi istilah introvert adalah pribadi yang mengarah pada pengalaman subyektif, memusatkan diri dalam dunia dalam dan privat, dimana realita hadir dalam bentuk hasil amatan, cenderung menyendiri, pendiam, dan tidak ramah dan (agak) anti sosial. menurut gue sendiri(karna gue belajar memahami diri sendiri) orang introvert adalah orang yang tidak dominan atau menjadi orang minoritas dalam sebuah kelompok. 

orang introvert bisa dibilang sebagai pendengar yang baik. sebagaimana gue yang cenderung lebih suka mendengarkan daripada berbicara. kalau pun berbicara, gue merasa lebih nyaman berbicara pada diri sendiri dulu sebelum berbicara sama orang lain. atau ketika ditanya pun, gue akan diam terlebih dahulu memikirkan apa yang akan gue ucapkan, setelah itu baru gue berbicara. bukan cuma gue, mungkin kebanyakan orang introvert kayak gitu.

gue adalah orang yang tidak terlalu bisa hidup berkelompok-kelompok gitu. dan sedikit memiliki teman akrab. bukan pilih-pilih teman, tapi cuma kurang suka dengan keramaian.gue tipe orang yang butuh privasi, perlu ketenangan yang mendalam.

terakhir, untuk urusan ehem... cinta, jika orang introvert sedang naksir dengan seseorang, maka orang inrovert akan terus memikirkan cara bagaimana seorang yang disukainya itu bisa tahu bahwa ia menyukai seseorang tersebut tanpa ada seorang pun yang mengetahui, agak aneh memang, namun itulah introvert. sedangkan orang bertipe virgo introvert, akan lebih memilih untuk jatuh cinta diam-diam. toh, jatuh cinta diam-diam adalah salah satu seni dalam hal mencintai, bukan ?

17 August 2013

Just A Simple Talk (again)

malam minggu tiba lagi. dan seperti biasa, gue sudah berhibernasi didalam kamar sejak siang dengan segala macam makan. malam itu gue sibuk browsing di depan laptop. dan teng, jam 8.00 pm tepat. gue coba menghubungi nama samaran(namanya gue ganti jadi nama samaran aja ya) lewat sms, kebiasaan yang selalu gue lakuin tiap malam.

"malam minggu nama samaran (:"

sms terkirim

5 menit, gue mikir "kenapa gini-gini aja ya ? nggak ada kemajuan banget" dari awal dari beberapa bulan yang lalu emang nggak pernah direspon sih.

gue sms lagi

"eh nama samaran, kenapa sms aku kada pernah di balas sih ?"

sms terkirim

fyi aja nih, paginya gue sengaja isi pulsa cuma bisa buat menghubungi dia. maklum mahasiswa kaya gue jarang punya pulsa kecuali kalo lagi perlu dan penting banget, jadi kesimpulannya, dia penting banget buat gue.

sekitar 15 menit kemudian, akhirnya hape butut gue bergetar. tanda ada yang nelpon...

"hallo ?" kata gue

"hallo !" suara cowok...

gue langsung diam... setelah beberapa detik, gue menduga yang nelpon ini pasti pacarnnya nama samaran. karna nomer gue itu gue beli khusus buat menghubungi nama samaran(yoi broh saking niatnya)

gue diaaaam.... gue guuuuuguuup... gue takut pacarnya marah dan ngajak berantem. 

tapi tapi untungnya gue ingat, gue punya jurus rahasia "pura-pura jadi  banci"

telponnya gue matiin. gue nyiapin diri dulu buat jadi banci yang baik dan benar. ya minimal bisa buat dia percaya lah kalo gue agak banci dan dia nggak jadi ngajak berantem. gitu sih niat gue.

dia nelpon lagi.... gue reject.....

dia telpon lagi.... gue reject lagi....

dia telpon lagi...   kagak gue angkat... gue belum siap....

stelah beberapa kali gue reject akhirnya gue angkat....

"hallo ?" kata dia

"hallo, ada apa ya ?"jawab gue dengan aksen agak kebanci-bancian. sumpah broh jadi banci tidak semudah yang gue bayangin. harus ada intonasi dan sedikit improvisasi yang digabungkan dengan teknik pernafasan di perut atau teknik ini biasanya disebut teknik pernapasan dari jamaika.

"ini akbar maulidi ? ini gue F***** pacarnya nama samaran" tanya dia

what ? dia tahu nama gue !!!!! gue makin panik.... gue panik aja gitu takutnya kalo dia ngira akbar maulidi ini sejenis makhluk dari planet namek yang agak mengalami gangguan seksualitas yang sedang suka sama pacarnya-__-

dengan agak gagap sambil masih dengan logat kebanci-bancian gue menjawab "i..iyaaa.... adaaa apaaa ?" tadinya gue pengen nambahain kata cyin... dibelakang, tapi gue mikir lagi takutnya nanti dia ngira gue beneran makhluk dari planet namek yang mengalami gangguan seksualitas.
 
"eh tolong jangan hubungi nama samaran lagi, dia merasa terganggu sama sms-sms lo, sama juga postingan-postingan di blog lo tentang dia tolong di hapus ya"

gue yang udah dongo langsung bilang "i...yaaaa. i....ya bisa jadi bisa jadi. sorry ya" masih dengan aksen banci-__-

telponnya dia tutup...

malam minggu itu gue mendadak galau, takut, kalut, dan perasaan down lainnya(masih kayak banci). akhirnya gue sadar, kalo kita terlalu suka sama seseorang, kita pasti akan ngelakuin apa aja, tapi terkadang apa yang kita lakuin tidak selalu berbanding lurus dengan apa yang kita harapkan. apa contohnya, apa yang telah gue lakuin buat dia yang menurut gue baik dan biasa aja, belum tentu membuat dia merasa nyaman atau malah merasa risih dan mungkin terganggu karna gue.

mulai sekarang gue janji nggak akan menghubungi dia lagi. gue tau gue sangat mengganggu dia, gue tau gue apa yang gue lakuin salah, dan gue tau gue udah kaya psycho.

tapi satu hal, gue inget pacarnya bilang "hapus postingan-postingan di blog lo". what ? itu artinya dia pernah baca blog gue !!! dan setidaknya dia tau apa yang gue rasa kan ? setidaknya itu udah cukuplah.

setelah apa yang terjadi gue cuma bisa bilang "selamat broh, longlast ya !!!"  dan gue agak menyesali sih kenapa gue menjadi agak kebanci-bancian tadi, gue nggak bisa bayangain aja gimana rendahnya gue dimata nama samaran setelah dia tau(setelah dikasih tau pacarnya) kalo gue agak kebencong-bencongan. ooooh god, malam minggu saya masih suram sekali-__-

16 August 2013

Ada Apa Denganmu, Barcelona ?



Bulan Agustus kali ini saya rasa adalah bulan yang cukup spesial. Selain karna lebaran terjadi dibulan Agustus dan HUT indonesia yang ke 68 terjadi dibulan Agustus, tapi juga bulan Agustus adalah bulan terakhir transfer windows sepak bola Eropa. Setelah dibuka pada 1 Juli dan akan berakhir pada tanggal 31 Agustus nanti. Itu artinya jendela transfer tinggal menyisakan beberapa minggu lagi. Saat jendela transfer inilah para klub sepak bola Eropa berlomba-lomba memperkuat skuadnya yang mungkin dirasa perlu dengan cara membeli pemain baru. Lihatlah bagaimana Manchester City sangat agresif setelah banyaknya kegagalan dimusim lalu dengan memecat Mancini dan mengantinya dengan Manuel Pallegrini, bagaimana mereka membeli pemain-pemain bintang seperti Jesus Navas, Alvaro Negredo, Stefan Jovetic dan Fernandinho. Tentu juga dengan mempertahankan pemain bintangnya musim lalu.



Lihat juga bagaimana PSG, Chelsea, As Monaco, Napoli dan bahkan Liverpool yang sudah banyak mengeluarkan(membuang-buang) uangnya demi membeli pemain yang dirasa pantas dengan skema pelatih. Dan yang paling menyita perhatian adalah bagaimana Real Madrid dikabarkan akan memecahkan rekor transfer lagi dengan membeli Gereth Bale. Padahal mereka juga membeli Isco, Carvajal, Illaramendi dan sudah memiliki Ronaldo(pemain termahal saat ini, 80 juta pounds). Entah apa yang ada didalam isi kepala  Florentino Perez saat ini.

Para pemain pun kini sudah mulai berganti jersey dari klub satu ke klub yang lain, semisal Higuain yang pindah ke Napoli di serie a, Cavani yang pindah ke PSG di ligue 1, Falcao ke As Monaco, Iago Aspas ke Liverpool di BPL, atau Thiago Alcantara ke Bayern Munich di bundes liga. Para peracik strategi pun begitu, bagaimana Mourinho kembali melatih Chelsea, Alex Ferguson pensiun dan digantikan oleh David Moyes, Ancelotti mengisi kekosongan pelatih di Madrid setelah ditinggal mou, dan Benitez yang menjadi caretaker di Chelsea akhirnya bergabung dengan Napoli.



Tapi dari sekian banyak yang sudah terjadi, saya tidak melihat pergerakan yang berarti dari anggota the big four Manchester United dan Arsenal, atau klub raksasa dari spanyol Barcelona.

Okelah MU sudah membeli pemain bernama Varela, tapi siapalah dia ? saya pun baru melihat dia waktu di piala dunia U-21 kemarin. Kita mungkin mendengar beberapa waktu lalu MU mencoba pdkt dengan Thiago tapi sayang setelah hampir jadian, MU ditikung Bayern. Sakit hati ? pasti. MU pun move on dengan mencoba mendekati teman baik Thiago, Fabregas. Setelah pdkt, Fabregas lebih memilih setia kepada Barcelona, atau gaulnya MU di PHP. Sakit ? pasti. Entah ada hubungannya atau tidak dengan faktor pergantian pelatih di MU.

Beralih ke Arsenal. Untuk kali ini sepertinya mereka sepenanggungan dengan MU. Lihat bagaimana mereka menguber Higuan yang malah memilih Napoli dan akhirnya mereka merekrut Yaya Sanogo. Siapalah Sanogo ? tapi mungkin kita dapat sedikit memaklumi. This is arsenal. Persetan dengan juara yang penting masuk liga champions, sudah cukup buat mereka.

Terakhir ada Brcelona. Entah kenapa di jendela transfer kali ini, Barcelona kelihatannya adem-adem aja dan tidak seangresif musim-musim sebelumnya. Mungkin para fans Barcelona akan membela diri dengan mengatakan “buat apa mengeluarkan uang lagi ? kami sudah punya Messi si alien. Kami punya Pniesta, Busquets dan Xavi yang raja passing (sekaligus pintar diving). Dan kami punya Neymar si bocah Brazilian”.

Mungkin alasan tersebut masih terdengar rasional dan masih bisa kita terima, tapi mereka tidak menyadari kalau kekalahan-kekalahan mereka melawan Madrid dan dibantai Bayern musim lalu adalah bukti kalau mereka tidak sedominan beberapa tahun lalu. Puyol sudah tidak bisa diandalkan lagi, pique angin-anginan, thiago sudah pindah, xavi juga yang sudah tua. 


Barcelona memang sudah merkrut Neymar dengan harga yang katanya lebih dari 50juta euro. TAPI menurut pandangan saya itu sangat tidak rasional. Neymar lebih terlihat seperti anak skate dibanding pemain bola. Dan gerakan-geraknnya lebay diatas lapangan sangat lah tidak membantu menurut saya. sekarang kita tunggu, apakah Neymar mampu membuktikan kapasitasnya ? atau malah men-justin bieber. kemampuan yang pas-pasan tapi gaya selangit.

So, untuk menutup postingan kali ini, ada sebuah pertanyaan mendalam yang cukup rasional dikepala saya "ada apa denganmu, Barcelona ?"


-photo by google

15 August 2013

Janji Manis Klub Sepak Bola


Dizaman seperti sekarang, menjalin sebuah hubungan percintaan itu sangatlah mudah. Seperti pada umumnya, bagaimana si pria jatuh cinta dengan seorang wanita pada pandangan yang pertama, bagaimana si pria mencoba menghubungi wanita tersebut dengan bertanya pertanyaan klise seperti “kamu, udah makan belum ?”, “kamu, udah punya pacar belum ?”, “kamu lagi ngapain ?” dan pertanyaan klise tingkat ababil lainnya. Setelah semua basa-basi singkat tersebut, biasanya si pria langsung merayu si wanita agar mau menjalin sebuah hubungan dengannya. Tentu dibumbui dengan iming-iming sebuah kebahagiaan, kesetiaan, dan kemapanan. Namun, pada akhirnya semua kembali kepada kepetusan apa yang akan diambil si wanita tersebut. Apakah menerimanya, menolaknya secara halus, atau paling ekstrim menolaknya mentah-mentah.

Dalam dunia sepak bola pun, kasus percintaan seperti diatas sering sekali terjadi. Bedanya, yang terjadi bukanlah antara si pria dan si wanita atau si pemain bola dengan pacarnya, melainkan antara sebuah klub sepak bola dengan seorang pemain profesional. Kalau boleh saya ibaratkan, klub sepak bola sebagai si pria dan pemain sepak bola profesional sebagai wanita yang ditaksir.

Contohnya pada tahun 2009 lalu, bagaimana pria gagah nan berpengalaman dalam menaklukan wanita bernama Real Madrid naksir sama seorang wanita yang dari tampilan luarnya saja sangat menggoda, dan dia baru saja memenangkan gelar miss world-nya dunia sepak bola pada setahun sebelumnya. Yap, dia lah Ronaldo.

Singkat kata, Real Madrid yang sebagai seorang cowok yang mapan pun langsung mencoba merayu Ronaldo dengan uang tebusan sebesar 8o juta pounds. Gayung bersambut, Ronaldo menerima pinangan itu dan sampai sekarang hubungan mereka masih terjalin cukup harmonis.

Tapi, kita semua tahu bahwa tidak semua hubungan akan berakhir bahagia. Lihatlah sekarang bagaimana seorang Suarez merasa dikecewakan oleh Liverpool, karna Liverpool tidak menepati janjinya.

Januari 2011 silam, Suarez menerima cinta Liverpool setelah dirayu dengan janji-janji manis berupa kekayaan, ketenaran dan tiket otomatis Liga Champions. Tapi kini, janji tinggal lah janji. Liverpool belum bisa memenuhi janji-janji manis tersebut, khususnya janji tiket otomatis Liga Champions. Dan membuat Suarez merasa dikecewakan sehingga ingin memutuskan hubungan mereka.

Kini, Liverpool dan Suarez pun terlihat seperti sebuah hubungan yang sudah tidak sehat tapi masih dipertahankan. Dan  sebagai seorang “wanita” dalam dunia sepak bola, Suarez tidak menyadari kalau lelaki memang pandai mengikari janji (:

-photo by google

10 August 2013

Just A simple Talk

sebelumnya gue mau mengingat kan, yang akan kalian baca kali ini adalah tulisan yang menyedihkan, menggalaukan. jadi siapkan tissu untuk mengelap air mata ya. bukan untuk mengelap air.... ah, sudahlah...

kalian pernah mengalami jatuh cinta diam-diam ? gue yakin pasti pernah. gue, gue adalah orang yang suka, bahkan sering mengalami jatuh cinta diam-diam.dan kata orang diam itu emas. berarti orang yang jatuh cinta diam-diam adalah orang yang jatuh cinta sama emas-emas ? kalo itu benar, berarti gue adalah orang paling maho sedunia dong ? 

well, terlepas dari disorientasi seksual tersebut, gue yakin kita semua tahu orang jatuh cinta diam-diam tidak ingin cintanya diketahui tapi terkadang hanya ingin keberadaannya sedikit diakui. seperti gimana gue kemarin ya, yang rela nggak ikut midtest dikelas, demi bisa midtest bareng dengan orang yang gue taksir. oh iya, orang yang gue jatuh cinta diam-diam'i namanya adalah nama samaran (namanya gue samarkan jadi "nama samaran" soalnya orangnya nggak ngasih gue ijin buat nulis nama dia sebenarnya). gimana gue dengan bodohnya nulis-nulis nama dia di dinding-dinding kampus gue. gimana gue hafal jaket warna apa aja yang dia punya. gimana gue tau nomer plat kendaraannya, gimana gue rela ngubek-ngubek hape temen gue demi bisa dapat nomer hapenya. gimana gue hafal jadwal kuliahnya.

ya begitulah orang yang jatuh cinta diam-diam, sering kali melakukan hal bodoh. bagi orang yang jatuh cinta diam-diam, nggak peduli terlihat bodoh asal bisa ngeliat orang yang ditaksir. jadi idiot nomer dua, bisa ngeliat orang yang ditaksir, nomero uno. haha

akhirnya gue berhasil ngedapetin nomer dia dari hasil ngemis-ngemis nyolong dihape teman gue. dua hari setelah mendapatkan nomernya, gue baru sms dia. isi smsnya juga basa-basi formal gitu.

"pagi nama samaran (:"

sms gagal....

gue panik...... gue keringetan..... gue cek pulsa gue, pulsa gue masih 1.405 rupiah, artinya masih bisa sms. gue panik.... gue keringetan tingkat dewa..... gue kirim sms sekali lagi.

sms terkirim....

ternyata tadi cuma masalah sinyal doang, maklum gue pakai operator yang bintang iklannya no-ah. huuuuuftttt gue lega.... keringat tingakat dewa tadi gue kiloin. uangnya buat beli pulsa. pulsanya gue pakai buat sms nama samaran tapi sms gue ngga dibalas.

malamnya gue sms lagi, sms gue nggak dibalas lagi. gue galau, sekejap timbul beberapa pertanyaan dikepala gue,

"kenapa nama samaran nggak balas ya ? dia udah pacar apaya ?"

"kenapa nama samaran nggak balas ya ? dia udah tau gue kali ya ?"

"kenapa nama samaran nggak balas ya ? dia udah punya pacar dan pacarnya itu tau gue kali ya ? terus nama samaran dilarang balas sms gue dengan ancaman akan dipotong hantu Kuchisake Onna menjadi beberapa bagian kaliya ?" gue mulai parno sendirian.

"kenapa tukang parkir suka muncul tiba-tiba ya ?" oke ini salah fokus.

gue terus sms kayak gitu selama beberapa hari.

dan hasilnya ? hasilnya sms gue selalu bertepuk sebelah tangan alias kaga pernah ditanggepin. pasti kalian mikir ya, ni seorang bilah lidi kenapa sms mulu... kenapa kagak pernah nelpon ? 

hehe gue sama nama samaran itu beda operator bos... jadi, gue sebagai mahasiswa yang memiliki dana seadanya, harus cermat dalam membelanjakan duit. kalo makan gorengan harus pilih-pilih dulu mana yang paling besar, sebelum belanja harus survey dulu dari warung satu ke yang lain biar tau mana warung yang paling murah hahaha.... intinya, ngisi pulsa adalah hal yang perlu dipikirin berkali-kali untuk mahasiswa kere kayak gue.

waktu itu gue ketemu dia dikampus. mandangin imutnya dari kejauhan, ngeliatin senyumnya yang bikin jantung gue meleleh dari sudut yang mungkin tidak dia liat. gue senyum, gue memantapkan diri dan isi dompet gue buat nelpon dia nanti malam. sebelumnya gue ngutang pulsa dulu sama teman dikelas gue yang jualan pulsa. gue nggak mau aja malu-maluin pas nelpon tiba-tiba keputus sendiri telponnya karna pulsanya abis. tiap menit berlalu, gue deg-degan. tiap jam berlalu, gue deg-degan tingkat kecamatan.

dan malam pun tiba, sekali lagi gue memantapkan diri gue sendiri, dengan ngomong dalam hati "ini saatnya lidi. semuanya harus diungkapkan dalam waktu 15 detik biar pulsa awet sekarang, minimal dia tau perasaan lo." gue ambil hape legendaris bertipe nokia 1600 gue, gue cari nomernya dan gue pencet tombol warna ijo.

tuuuut.... tuuuut.... tuuuut....

"halooo........" suara merdu cewek diseberang sana

gue diem. detak jantung rasanya mau copot...

"haloooo....." kata dia lagi.

gue masih nggak percaya. sumpah men, suaranya jernih banget men.

tuuuut.... tuuuut.... tuuuut....

telponnya gue tutup. gue nggak tau harus ngomong apa, otak gue ngehang, senyum gue melebar. kata-kata yang udah gue siapin jadi ilang gitu aja. tapi gue cukup bahagia karna udah bisa dengar suaranya. setidaknya suara dia cukup untuk ngebuat gue nggak bisa tidur malam itu. (:

sampai sekarang gue masih suka sms dia malam-malam, bahkan hampir tiap malam. gue tau, gue ngenganggu dia banget. gue juga masih suka diam saat nelpon dia, gue masih suka suka senyum-senyum sendiri setelah berpapasan dengan nama samaran dikampus. dan yang jelas setelah semua yang terjadi, gue masih menjadi seorang laki-laki yang suka sama dia. maybe, dia nggak bakal pernah tau dan nggak mau tau tentang apa yang gue rasakan, tapi itu nggak akan merubah apa-apa termasuk rasa gue ke dia. mungkin malah makin bertambah dan she's always good in my eyes. no matter how bad she's in other people's sight of being. terakhir, gue cukup tau kalo ada beberapa hal yang tidak selalu bisa gue miliki, tapi gue cukup bersyukur akan itu. 


karna mungkin bahagia hanya masalah seberapa banyak kita bersyukur (: