29 March 2012

KARNA PENOLAKAN ITU

Akhir2 ini gue lagi sering dengerin lagu terlalu, eternal flame, the end of the rainbow, menghiting hari 2, to be with you dan lagu cinta lainnya. Dengan kata lain, anak SMA ini sedang jatuh cinta lagi.

Sebagai playboy kurang laku atau seorang playboy yang menjadi jomblo karna marketing yang buruk, gue sedikit trauma ngedeketin manusia cantik. Skema jatuh cinta gue sama seperti postingan yang terdahulu, terpesona, jatuh cinta dan ditolak dengan tragis. Tapi kini, gue g mau skema itu terulang lagi dan sekarang gue mau nulis puisi cinta seorang playboy kurang laku buat cewe cantik :

Puisi Playboy Kurang Laku

Aku benci ketika kehabisan kata2 untuk mendekatimu
Aku kesal ketika kehabisan lawakan untuk membuatmu tertawa
Aku bosan ketika kau pergi meninggalkan chattingan kita
Dan aku muak ketika ada lelaki yang lebih ganteng mendekatimu

Kau pernah membuatku remedial ekonomi
Semalam sebelum ulangan aku hanya memandangmu dari twitter
Ketika semua mendapat nilai delapan
Aku hanya mendapat lima dan dimarahi guru
Tapi, kamu membuat remedial itu menjadi sangat indah

Aku juga pernah mendapat 80 untuk sosiologi
Selain karna memikirkan cantik wajahmu, soalnya juga gampang banget
Dari 20 soal pilihan ganda aku bisa benar 16 dengan sempurna
Dan lagi2, kamu lah pembuat suasana menjadi semakin sumringah

Kamu tau Morgan Smash ? mungkin lelaki setampan dia tidak bisa mengertimu
Tapi kamu kenal anak kelas tiga SMA ini, yg malam ini menciptakan sebuah puisi untukmu
Aku juga rela kau cubit sampai ayan
Asalkan gelar playboy kurang laku ini kau yang mencabutnya

But, I don’t know you so well, girl

Setelah menulis pusi itu tiba2, timbul suatu pemikiran :

“ hidup tanpa cinta itu absurd banget, terkadang kita merasa kesepian dan hidup jadi tak berarti. Dan hidup dengan cinta rasanya seperti telletubies, penuh warna dan bahagia. Walaupun tak dicintai, setidaknya tahu arti mencintai”

Malam ini gue galau mikirin mencintai, dicintai, dan telletubies. Ditengah kegalauan, gue dapet pemikiran lain selain cinta itu kaya telletubies :

“cinta playboy kurang laku itu kaya Giant(Doraemon). Kuat, besar tapi bodoh. Playboy kurang laku cuma bisa membanggakan dan berfantasi akan cewe yang disukai. Tanpa pernah menyadari bahwa mereka lakukan hanya sia-sia”.

Setidaknya itulah yang rata2 jomblo kurang laku Indonesia bahkan dunia rasakan, mencintai tanpa dicintai. Tapi untungnya gue menjalani bahtera kejombloan ini bareng mereka2 yang juga jomblo hahaha.

Postingan kali ini rada-rada cengeng memang tapi itu lah adanya.

karna penolakan–penolakan itu, gue menjalani kehidupan remaja selama setahun terakhir. Kehidupan yang kebanyakan remaja memilihnya untuk bersenang-senang dan berfoya-foya. Namun, gue lebih memilih untuk menjadi berbeda. Menikmati kesialan dan kegagalan. Menertawakannya dan bahagia karenannya.

Karna penolakan-penolakan itu, gue mengenal cinta, benci, cemburu, sakit hati, dan kehilangan. Semuannya indah. Gue sering menangis karna semua itu. Namun, gue selalu tertawa sehabis menangisinya. Karna pada dasarnya, hidup ini hanya ada 2 pilihan. Tertawa atau menangis.

Karna penolakan-penolakan itu, gue melihat jauh kebelakang, menikmati cerita indah yang ditulis-Nya pada kehidupan gue. Dan mencoba menulisnya kembali. Agar yang sebelumnya tidak tahu, akhirnya tahu tentang cerita itu.

Karna penolakan-penolakan itu, gue mengucapkan terima kasih pada diri gue sendiri. Tetaplah menjadi kreatif, tetaplah menjadi jadi diri sendiri, tetaplah mencintai apa yang ada pada hidupmu.

MARETNYA PLAYBOY KURANG LAKU

Sebagai lelaki normal, gue juga suka cewe. Biasanya, prosedur seseorang suka dengan lawan jenisnya adalah :
Melihat --> suka --> sms-an --> jalan bareng --> jadian.

Tapi beda dengan gue. Prosedur gue suka sama cewe adalah :
Melihat --> terpesona dan langsung suka --> sms-an --> sang cewe g nanggepin --> gue ditolak secara mengenaskan --> gue patah hati --> gue nyari “korban” baru.

Setelah ditolak secara mengenaskan biasanya gue g butuh waktu lama untuk mencari “korban” baru. Gue cukup melihat calon korban untuk beberapa menit dan gue langsung jatuh cinta. Saat jatuh cinta, gue ga bisa ngontrol diri. Seharian senyum2 sendirian dan gue jadi sering nyetel lagu Arjuna Mencari Cinta. Oh, itu memang lagu yang mewakili perasaan jomblo ngenes. Selain itu, biasanya gue selalu ingin membuat cerita tentang sang gadis. Cerita bagaimana gue mengagumi dan mendekati dia dan gue sangat bahagia bila cerita itu dibaca banyak orang walaupun kebanyakan dari komentar dari mereka seperti “wahahah cerita yang cukup bodoh” atau “NGAKAK. Idiot banget sih” sampai “sumpah ! cacat abis”.


Mungkin gue ga berbakat dalam membuat cerita romantis.

Namun beberapa minggu yang lalu gue ga nemu “korba baru”. Ga ada cewe yang begitu special yang membuat gue nyetel lagu Arjuna Mencari Cinta atau lagu sejenis lainnya. Ga ada cewe yang ngebuat gue senyum2 sendiri dan ga ada inspirasi nulis tentang cewe. Gue merasa menjadi jomblo yang benar-benar jomblo.

Mungkin karna gue ditolak terus selama bulan maret ini, gue udah coba menembak setiap cewe yang ada disekitar gue. Tapi Tuhan berkehendak lain, secara biadab mereka nolak gue. Total dari awal tahun sampai sekarang gue udah ditolak 10 atau 11 kali ? gue sendiri lupa saking banyaknya. Dan dipostingan ini, gue akan menampilkan diary gue selama bulan maret belakangan, yang kebanyakan bercrita tentang penolakan gadis-gadis. Hope you enjoy it, guys..

3 Maret 2012 = malam minggu jomblo

Hari itu ga ngelakuin apa2 selain makan, bermacam makanan gue makan berharap jadi tembem dan imut. Semua itu gue lakukan sampai ayu(nama samaran) mengirim kan sms. Kita sms-n cukup panjang dan seperti kebanyakan cowo, gue selalu ngegombalin cewe berharap ada keajaiban yang membuat cewe itu jatuh cinta. Dan malam itu gue nembak ayu. Berbagai kalimat dari mulai “kita sama2 jomblo. Ayo jadian !” sampai “kamu cantik banget. Jadian yuk” gue sampaikan. Tapi apa respon dia ? dia nganggep gue gila.

6 Maret 2012 = nembak lagi ah

Karna gue kebanyakan begadang, ngeliat guru rasanya kaya ngeliat kasur, menggoda banget apalagi gurunya wanita. Dan malam harinya gue nembak marshella(bukan nama sebenarnya) karna gue g jantan, jadi gue nembaknya lewat sms lagi. Awalnya hanya obrolan2 biasa(udah pasti gue gombalin), tapi ujung2nya gue malah ngajak jadian. Sial bagi gue, marshella malah nganggep gue becanda dan bilang kalo dia lebih memilih teman gue. Dengan kata lain gue ditolak.

11 Maret 2012 = nembak lagi ditolak lagi

Hari itu gue nembak manda(nama disamarkan). Awalnya diparkiran salah satu mall dibanjarmasin, gue joget ala video klip The Beatles – your mother should know dan sampai, gue bilang ke manda “lihat sepatuku, solnya ga bertalikan. Kamu tau gunanya tali ? untuk menyatukan satu sama lain, karna itu aku ingin menyatukan cinta kita”. Apa respon manda ? dia memukul gue dan pergi meninggalkan tempat itu.

12 Maret 2012 = semakin berhasrat

Hari ini insting playboy gue lagi tinggi2nya. Setiap ngeliat cewe, cewe itu gue bilang cantik dan gue ajak jadian. Terkadang, playboy amatir sama orang gila ga ada bedanya. Puncaknya adalah ketika malam itu gue ketemu Jessica(bukan nama asli) awalnya gue goda2in doang tapi ujung2nya sudah pasti gue tebak. Gue bilang “jess, kamu cantik banget. Jadian yuk !” Jessica shock, tatapan matanya kosong. Dan kata2 itu gue ulang berkali2 sampai akhirnya gue DITERIMA!! Tapi beberpa detik kemudian, Jessica bilang “oke, kita putus” KAMPREEETTTTTTT

TAMAT

Kalo dipikir-pikir, bulan yang lalu2 gue kebanyakan galau karna mau nembak cewe yang dicinta tapi ga berani. Tapi bulan maret, gue kebanyakan galau karna nembak cewe tapi ga ada yang nerima ! life is so unfair guys, karna itu lah tercipta sebuah julukan Playboy Gagal dan pribahasa
Semakin banyak lombok kau makan,
Semakin mulas perut ini,
Semakin banyak cewe kau tembak
Semakin banyak pula yang menolak.
Setiap ingat pribahasa itu gue selalu merenungkan nasib. Terkadang malah kehilangan semangat hidup. tapi ada satu kalimat yang membuat gue lebih semangat lagi dalam nembak cewe “teruslah nembak cewe, bar. Semakin banyak cewe yang kau tembak, semakin besar pula kesempatan untuk diterima”.

How about your maret, guys ? kacau juga kah ?

19 March 2012

BERJUTA RASANYA

Setelah bangun untuk memposting ini, mata gue agak sakit karna kurang tidur dan itu sukses mengurangi ketampanan gue hingga 3%.

Putus cinta terkadang menjadi hal yang melegakan bagi hubungan yang sudah tidak sehat (pasangannya suka selingkuh, pasangannya suka bohong, pasangannya suka minjam uang). Namun, putus cinta akan sangat menyakitkan jika salah satu dari pasangan atau dua-duanya masih saling mencintai.

Alasan untuk putus juga bemacam-macam seperti yang pernah gue tulis ditwitter, mulai yang masuk akal kaya “kayanya kita udah g cocok lagi deh, lebih baik putus aja ya” sampai alasan yang paling g masuk akal “haduh BB aku batrainya lowbet, pokoknya kita putus!” atau yang random kaya “kamu lapar aku hemat dan kitapun selesai”.

Kemaren malam, teman gue, sebut saja namanya Ronald, dia curhat ke gue kalo dia diputusin sama cewenya sebut saja namanya Bunga. Ngedengar curhatannya, gue sedih, gue merasa hati gue terkutuk banget! (padahal 5 menit kemudian gue ketawa terbahak-bahak). Tapi semalam gue jadi ingat kisah awal mereka jadian, jadi kaya ini ceritanya, 24 Mei 2009, gue dan Ronald jalan2 kepantai (ya, dulu sewaktu masih jomblo gue suka jalan2 kepantai, tujuannya sih nyari cewe pantai yang seksi2 kaya Nikita Mirzani tapi pada kenyataannya, bukannya dapat cewe yang ada mulut gue selalu kemusukan air laut dan celana gue penuh pasir. Makanya gue masih jomblo). Dipantai Ronald ngomong

Ronald : Bar, kok gue bisa suka sama Bunga ya ?

Gue : jatuh cinta itu manusiawi, kawan, lo tinggal nembak dia.

Singkat kata singkat cerita, si Ronald meminta tips dan saran dari gue tentang tata cara menembak wanita yang baik dan benar. Dan malamnya, si Ronald nembak Bunga. Ronald dan Bunga mempunyai sifat yang sama, mereka pemalu. Jadi, Ronald hanya berani menembak Bunga via massage. Gue tau Ronald menulis sms kaya gini :

“eh kok Ronald bisa suka sama Bunga ya ? mau ngga kalau kita jadian ?”

Lama menunggu si Bunga tak kunjung membalas, hingga pada tengah malam si Bunga baru membalas

“pulsa Bunga abis nih, jawabnya besok-besok aja ya”

Awalnya gue dan Ronald hanya pasrah namun beberapa menit kemudian kami berdua sadar kalo pulsanya abis kenapa masih bisa ngirim message yang isinya kampret kaya gitu ?! dan pada malam itu juga akhirnya mereka jadian. Sedangkan gue orang yang memberi tips dan nasehat kepada Ronald sehingga dia bisa dapat pacar, masih kaga laku juga.
PS : Dunia tak adil

Kini, Bunga memutuskan cinta Ronald. Ronald galau berat, dia ngga pernah tau apa alasan Bunga hingga mereka harus putus. sebagai teman yang baik, semalam gue menemani kegalauan Ronald dengan menemaninya sms-an.

Gue : Nald, kok putus ?

Ronald : gue juga gatau

Gue : lu mau putus ga ?

Ronald : engga, gue masih sayang

Gue : kalo lu masih sayang, ya ajak balikan lah. Tunjukin rasa sayangmu. Gue sangat mendukung, Nald! Sangat!

Ronald : oke, thank you

*Gue mulai mengerja’i dia*

Gue : eh coba nikmatin lirik ini MUAHAHAHA --> kekasihku tersenyumlah bawaku keduniamu, jadikan aku raja bagimu dalam istana hatimu.. walau kini kau tak lagi temani ragaku ini… cintaku hanya untuk… engkau seorang..

Ronald : monyet lu bar !

Gue : atau lirik ini --> selamat tinggal kekasihku.. lupakanlah diriku.. walau itu menyiksaku… kuingin kau bahagiaaaa

Ronald : monyet, lu niat banget nyiksa gue!

Setelah membaca ulang sms-an antara gue dengan Ronald, timbul pertanyaan pada diri gue sendiri “sebenarnya gue ini teman apa setan ?” awalnya memberi support namun ujung2nya bikin dia tambah galau. Well, gue juga ngga tau. Bodoh amat, amat aja g bodoh. Yang pasti Ronald telah memilih teman curhat yang salah.

Gue juga jadi inget waktu gue ditolak dengan gebetan pertama gue, waktu itu gue masih SD. Gue ditolak karna gue sok2-an playboy. Gue suka sama cwe lain dan ngejar2 cewe itu. Namun pada kenyataannya, gue ditolak gebetan gue dan gagal dengan sukses mendapatkan cewe inceran itu. Dan semenjak ditolak itu gue jadi suka banget ditolak cewe. Gue sih yakin kalo mantan gebetan gue itu sakit hati dan mengutuk gue sehingga gue suka ditolak(padahal karna kulitas muka gue yang kaya knalpot). Well, thank you my ex gebetan, dari lo gue bisa belajar kebodohan-kebodohan gue dimasa lalu sehingga gue ngga akan mengulanginya lagi pada calon gebetan gue tang akan datang (kalo ada yang mau).

Pesan moral dari postingan ini “mempertahankan suatu hubungan cinta itu lebih susah dari soal bahasa”. Dan pesan gue kepada Ronald, kehilangan cinta itu memang menyakitkan. Namun lebih menyakitkan lagi jika harus kehilangan alat kelamin.

KESALAHAN PADA SISTEM BERPACARAN

Selamat berjumpa kembali. Maap udah cukup lama tidak ngeposting. Akhir2 ini gue belajar karna UAS. Well, itu alasan malas ngeblog yang edukatif bukan ?

Karena kejadian itu, tiba2 gue berpikir ada yang salah dengan sistem perpacaran dan cinta dikalangan anak muda zaman sekarang. Dan postingan ini, bawaan gue pengen menulis serius.

Gue punya banyak teman yang berpacaran, setiap hari mereka galau. Setiap hari mereka curiga-curigaan dan cemburu-cemburuan. Oke, gue tahu kalau ini wajar dalam dunia berpacaran. Tapi kalau tiap hari bertengkar dan sakit hati, masihkah itu disebut wajar ?

Sebenarnya, apa tujuan berpacaran ? banyak orang beranggapan bahwa tujuan mereka berpacaran adalah agar hati mereka tentram, gue setuju dengan ini. Dan jika kalian setuju, apakah hatimu sudah tentram ? apakah hati pasangan kalian sudah tentram ?

Pacaran juga berarti tidak menyakiti dan siap disakiti. Jadi, apa kau tidak pernah menyakiti pasanganmu ? apa kau siap disakitinya ?

Artinya, kalau kalian dan pasangan kalian masih sering menyakiti, berarti ada yang salah dalam hubungan kalian. Kesalahan itu adalah :
1. kalian belum bisa menerima satu sama lain.
2. kalian belum siap untuk berpacaran

untuk mengatasinya simple banget, cobalah mengerti, menerima dan saling percaya satu sama lain. dengan begitu, rebut-ribut dan curiga-curigaan yang makan hati kemungkinannya kecil banget guys bahkan mungkin nggak akan ada lagi. Jika nggak berhasil juga berarti kalian memang nggak cocok satu sama lain.

Sekarang pikirin deh men, buat apa pacaran kalau tiap hari Cuma sakit hati ? udah putus aja. Tujuan pacaran itu buat bahagia kan ? apa dengan cemburu2an dan ribut2an dan saling membohongi kalian bahagia ?

Lalu, biarkanlah pasanganmu hidup dengan orang yang ia cintai dan biarkanlah kau hidup dengan cinta sejatimu. Kalau mengerti, ini artinya dalam banget loh. Dan juga jangan takut kehilangan cinta. Cinta itu ada, cinta itu tersedia, tak perlu repot mencarinya, disaat yang tepat cinta akan muncul dengan sendirinya, itu lah proses.

Jadi, biarkanlah saat ini kau sakit hati karena cinta, itulah proses. Proses itu bisa jadi lebih baik atau buruk tergantung diri sendiri. Intinya percayalah pada cinta, cinta pun percaya pada uya kuya, karena dia bapaknya. Kalau lihat api, kalian harus tertidur ! kalau lihat akbar, yang cewe-cewe harus jadian sama dia !

Sebagai penutup postingan ini, gue akan memberi tips hidup bahagia kepada cewe2 cantik dan siapa saja asal wanita, tua muda yang penting gaya “putusin pacar kalian dan jadian dengan penulis dan pemilik blog ini”. Ya itu lah sedikit tips dari gue, see you

MOVE ON KARNA GUE BINGUNG SAMA CEWE

Akhirnya kita berjumpa lagi. Apa kabar semuanya ? ada yang baru diputusin pacarnya ? kasian… sini gue semangati, kalo lo cinta dia, ajak balikan lah. Meski pun disana dia lagi gandengan sama pacar barunya. Bagi yang baru putus cinta, move on itu sangat penting. Move on itu penting banget kalo pasangan sudah tidak cinta lagi. Kalau dipikir2 buat apa mengejar cinta seseorang kalau orang itu sudah tidak cinta lagi ? percuma !

Sebenarnya, apa itu move on ? move on adalah berpindah hati. Melupakan seseorang yang sudah menyakiti kita dan mencari orang baru yang tulus mencintai kita. Gue pun mencoba untuk move on tapi gagal mulu kampret. Ini adalah percobaan2 move on gue :

1. beberapa hari setelah ditolak, gue teringat dengan seseorang cewe yang gue sebut sebelumnya adalah freaking fairy, masih ingat ?. Gue pun menghubunginya kembali setelah berbulan2 lost contact. Malam itu kita sms-an, kita akrab sekali malam itu. Gue sangat yakin gue bisa move on sama dia. Sekitar jam 9 malam ketika gue membuka facebook, diberanda gue melihat dia baru saja mengganti status hubungannya dari menjalin hubungan tanpa status menjadi berpacaran dengan seorang cowo ! dalam…

2. gagal dengan percobaan pertama, tak mematikan semangat gue untuk move on. Suatu sore, gue ngeliat ada cewe dichat list. Dia cantik banget dan dulu kita pernah dekat, gue pun mengajaknya chatting, ternyata chatting sama dia asik banget. Gak kerasa udah berjam2 kita chatting difacebook. Gue ngerasa cocok dengan cewe ini, gue merasa bisa move on dengan dia. Tiba2 dia chat gini
Cewe : eh bar, kalau mau beli baju bola(jersey) Barcelona itu dimana ya ?
Gue : wah lo suka bola? Gue juga dong. Itu tandanya kitak COCOK !
Cewe : engga kok. Gue ngga suka bola, gue Cuma mau beliin pacar gue baju bola.
*akbar is now offline*

3. gagal dengan cewe sepantaran, gue pun mencoba peruntungan dengan adik kelas. Suatu hari gue sms-an dengan adik kelas ini. Kita sms-an dari pagi sampai malam, sekitar jam setengah 10 malam, dia mengirim sms begini
Adik kelas : eh, aku boleh pamer ?
Gue : pamer apa ?
Adik kelas : aku baru ditembak cowo loh dan sekarang kita baru jadian. Oh iya ikam masih jomblo ya ?
Gue : hhmmmm, tahi makan lah tahi ?

Gue depresi berat. Setelah percobaan2 move on gue yang gagal itu timbul satu pertanyaan dalam benak gue “sebenarnya cinta sejati itu dimana ?”

selain gue depresi gara2 gagal move on, gue juga bingung dengan cewe. Mereka sulit ditebak, mulai dari kemauannya sampai jalan pikirannya. Beberapa waktu yang lalu gue mendapati teman cewe gue, sebut saja namanya ajeng. dia sedang duduk pojok kanan kelas. Wajah ajeng menunjukan kalau ia sedang badmood. Gue menghampirinya dan bertanya.
Gue : lo kenapa jeng ?
Dengan emosi dia menjawab : cowo gue itu ngeselin banget! Over perhatian! Gue mau cowo yg cuek.

Seminggu kemudian gue kambali mendapati ajeng duduk sendiri dengan muka badmood. Namun bedanya kali ini dia duduk dipojok kanan kelas.
Gue : kenapa lagi lo jeng ?
Sama emosinya kaya minggu lalu dia menjawab : cowo gue ngeselin banget! Super duper cuek!
Gue : lah bukannya minggu kemaren lo benci cowo yang over perhatian dan pengen cowo yang cuek jeng ?
Ajeng : ah masa ? engga ah pokoknya cowo itu nyebeliiiiiiiin!!!!

Seketika itu jua gue langsung bertanya kepada Tuhan siapakah yang sebenarnya nyebelin dan pikun.

Lain ajeng, lain pula alice(nama samaran lagi). Sepulang sekolah, alice mengundang gue kerumahnya. Beberapa hari sebelumnya, ia berkata sedang belajar memasak. Baru sampai rumahnya, alice langsung menuntun gue ke meja makan. Disana ia sudah menyiapkan 2 porsi nasi goreng sebelum makan gue berkata kepadanya

“al, boleh aku mengomentari masakanmu ?”

“oh boleh banget! Pasti kamu mau bilang kalau penampilannya mewah kaya masakan agus master chef kan ?” kata alice sambil senyum, tingkat ke-pede-annya mulai meninggi.

“engga al, justru aku mau bilang kalau penampilan masakan kamu kaya muntahan kucing”

Dan dia pun menampar pipi kiri gue.

Setelah menampar, ia menyuruh gue mencicipi nasi gorengnya.

“kalau rasanya gimana ? JUJUR!” Tanya alice antusias.

“hmm, penampilannya boleh kaya muntahan kucing tapi rasanya kaya…”

“kaya masakan agus master chef kan ?” kata alice memotong omongan gue.

“kaya tai kucing al” kata gue yang kemudian disambut tamparan alice pada pipi kanan gue.

Pulangnya, bukan kenyang karena makan tapi gue malah kenyang karna ditampari. Gue bingung sama cewe, terkadang sangat labil.

Gue bingung sama cewe ketika meminta kejujuran, terkadang mereka malah marah.

Gue bingung sama cewe, kenapa sering banget menolak cinta gue ?

MASA LALU DAN HAL HINA

Saat itu beberapa siswa kelas 3 yang bimbel sedang sibuk ngobrol masing2. ditengah kesibukan itu, tiba2 gue liat tweet seseorang ”haduh banyak ya orang yang susah move on setelah putus. Makanya kalau pacaran itu sayangnya sewajarnya aja”.

Gue menghentikan pekerjaan yang sedang gue kerjakan, gue berfikir kalau tweet itu ada benarnya juga. dulu, gue pernah ditolak sama seorang cewe, gue sangat jatuh cinta sama dia. Gue lebih mencintainya dibanding mencintai diri sendiri, dan ketika gue ditolak, gue berharap malaikat maut datang.

Sebuah teori mengatakan, semakin besar cinta kita kepada seseorang berbanding lurus dengan semakin besar tingkat kesulitan move on darinya. Sebenarnya sih sah-sah aja bila kita masih mencintai mantan/mantan gebetan. Sering ada orang yang bertanya apakah mencintai mantan itu berdosa. Well, jika mencintainya sambil mencuri gorengan, mungkin iya.

Suatu hari setelah berbulan-bulan g komunikasi, gue bertemu dengan dia. Dari situ gue kita kembali berkomunikasi, kitapun dekat lagi. Hari itu hari selasa ketika gue sedang asik sms-an dengan dia, tak terasa sudah jam setengah 4 sore, waktunya gue main bola. Iya salah satu cara pria mengobati sakit hatinya adalah dengan sering olahraga.

“eh udah dulu ya, gue mau main bola dulu” sms gue.

Dengan isi sms seperti itu gue terkesan lebih Macho dan Atletis ! dimata dia. Dan mungkin dia akan menyesal karena telah menolak cowo atletis nan macho macam gue. Padahal baru pemanasan aja gue udah cedera. Kurang dari semenit, dia membalas sms.

“apa ? sekarang lo suka main bola ? astaga, gue g bisa membayangkan mau jadi apa masa depan tim sepak bola lo”

Dan balasan sms itu lebih menyedihkan dari kata penolakan yang pernah ia ucapkan beberapa bulan yang lalu.

Setelah menulis yang diatas tiba2 gue langsung teringat ulangan bahasa inggris beberapa tahun lalu ketika gue msh SMP. Boleh kah orarng ganteng ini bercerita ? pasti boleh.

Inggris adalah Negara yang cantik, banyak hal yang gue suka dari inggris seperti sepak bolanya dan terutama cewe2nya. Tapi ada hal yang gue benci dari inggris : ulangan bahasa inggris. Siang itu ada ulangan bahasa inggris. Malam sebelumnya gue hanya aik nonton naruto(karna dulu zaman naruto tayang malam). Dan ketika kertas soal dibagikan, gue istigfar. Soal ulangannya susah sekali. Ditambah guru mengawasi dengan sangat ketat, gue jadi badmood.

Gue melihat sekeliling kelas, wajahw siswa tampak kaya kena encok. Lalu gue melihat foto SBY. Fotonya seakan berkata “saya prihatin”. Satu jam berlalu dan kertas jawaban gue masih kosong, gue ikutan encok, gue takut dapat nilai jelek karna g bisa jawab, gue butuh contekan !

Gue melihat Herry sudah selesai, gue lalu memberikannya secarik kertas untuk diisi dengan jawabanny. Untuk kemudian gue tiru. Herry menyalin jawabannya ke kertas yang gue beri itu, ia menyalin dengan cepat. Dikesempatan yang sama banyak anak yang ketahuan mencontek ataupun membuat cerpe-an. Saat itu, gue panik, gue takut adam ketahuan oleh guru. Gue lalu berdoa. Berdoa agar adam tidak ketahuan dan juga agar gue makin cakep. Tak lama setelah gue berdoa, adam selesai menyalinkan jawabannya. Ia melempar kertas itu kemeja gue,gue tersenyum. Kertas contekan sudah diterima, waktunya menyalin jawaban ! baru saja mau menyalin, sang guru berkata “ya, kumpulkan! Waktunya habis!” sembari mengumpulkan lembar jawaban dengan lemas gue berkata kepada guru bahasa inggris tersebut “bu, remedialnya kapan ?”

1 March 2012

ANTARA JATI DIRI DAN HAL HINA

Apa itu jati diri ? jati diri adalah bla,,, bla,,,, bla,,, bla,,, blaa,,, kata guru sosiologi gue, dan apa sih hubungan jati diri dengan postingan gue kali ini ? sedikit info entah bagaimana beberapa hari lalu gue kepincut dengan yang namanya kamera DSLR, saking kepincutnya kemaren malam gue sampe bermimpi tu kamera. Semalam gue bermimpi punya 2 kamera salah satunya canon d7000 dengan pentax h90 dan kalo udah kebawa mimpi gue yakin suatu saat bakalan jadi kenyataan tu mimpi (mencoba menghibur diri). Gue g bakalan membahas tentang DSLR kok, sekarang gue pengen nyeritain tentang jati diri yang pastinya jati diri gue dan bukan jati diri manohara yang udah g pernah keliatan lagi ditipi karna kalah bersaing dengan polisi ganteng. Akan kah manohara menjadi polisi ganteng ? atau jadi personil cherrybelle ?

Sedikit cerita memang benar yang dikatakan orang2 kalo menemukan jati diri tidak semudah mencari jarum ditumpukan jerami yang dimana lo bisa nemuin tu jarum ditoko-toko terdekat. Tapi hal itu g berlaku dengan yang namanya identity alias jati diri itu sendiri, buat nemuin sesuatu yang menurut lo pantas dan asik buat lo ikutin flownya ja memang sangat susah. Contohnya gue, dulu zaman SD pengen ikutan main film warkop dan saking ngefansnya juga sampe gue catat tu tiap film yang udah masuk kemata gue dan begitu tau tu para anggotanya udah pada co.id dan tinggal indro doank, gue batalin tu impian gue karna gue takut jadi next generation yang bakalan co.id sebelum waktunya… setelah beberapa tahun, zaman SMP kelas 1 gue sempat berpikiran pengen jadi imam (waktu itu gue belum mengenal apa, siapa, dan kenapa mesti wanita serta apa yang bisa dilakukan wanita) dan finally impian yang satu itu gue batalain karna gue salah kaprah, teman2 gue udah pada punya gebetan yaaah seperti biasa face factor memang menjadi faktor utama kenapa gue selalu menjadi keterbelakangan dalam hal CINTA. So gue vakum selama satu tahun buat bermimpi, gue ikutin aja masa SMP yang tergolong dekil dan sangat memalukan, kenapa ? bayangin aja gue fall in love dengan murid baru yang sejatinya wajahnya dia berbobot dan g malu-maluin berbeda 180 derajat sama gue dan yang lebih hinanya gue ngajakin dia ketemuan secara empat mata dan taraaaaaaaaaaaaa (g perlu gue ceritain karna endingnya terlalu miris) setelah beberapa lama masa SMP gue dan dipenghujung liburan kelulusan kira2 tahun 2009 disitu gue berniat pengen menjadi seorang blogger yang bisa menghasilkan uang 75 juta perhari, ternyata sama sekali g berhasil karna seperti biasa apa yang kita lihat terkadang g sesuai dengan apa yang kita rasakan, account AT yang bakalan gue jadiin batu lompatan buat langkah gue berikutnya ternyata ditutup dan finally planning gue gagal total lagi. Pas masa SMA gue dikenalin dengan yang namanya SKATEBOARD mengkin first timenya gue memiliki julukan “panjang kaki” namun sejatinya tetap panjang gigi. Panjang kaki ini gue dedikasikan buat kaki gue yang saat itu dengan wolesnya bisa meminjam papan teman gue tanpa sepengetahuan yang punya (maklum keterbatasan modal selalu menjadi alasan dalam situasi seperti ini) setelah kira2 seminggu gue bergelut dibidang itu ternyata asik juga, dengan keterbatasan dana, wajah dan permainan, gue bergabung dengan skaters yang ada didaerah tempat tinggal gue dan ternyata masih gagal juga, kenapa ? alasannya simple “mereka terlalu gaul buat gue” itu alasannya gue coba mundur secara perlahan. Dengan berbagai alasan itulah kenapa sampai detik ini gue masih dalam pencarian apa sih yang dinamakan jati diri itu dan apa sih bedanya jati diri dengan cita2. oke untuk komentsnya ditwitter gue aja oke, karna gue g bisa ngoment diblog maklum blogger yang ingin terkenal tapi terhalang IQ yang rendah.

HAL HINA LAINNYA

Sedikit berbohong banyak senangnya itulah yang gue rasakan buat beberapa hari terakhir. Tingkat kesukaran dan fleksibilitas berbohong gue memang melonjak naik, dari hal-hal yang kecil sampai hal yang besar yang dimana aksi berbohong ini gue lakuin dengan tidak memandang bulu, usia, dan kelamin. Dimulai dari Tuhan, tetangga, teman, orang tua, adik gue dan gue sendiri, bahkan mungkin yang baca postingan gue ini. Hhmmmm pian nih, berbicara tentang “BOHONG” so, semua orang pasti pernah ngelakuinnya dan gue yakin seyakin yakinnya sampai orang tua gue yang selalu nganggap diri mereka selalu benar juga pernah ngelakuin kegiatan hina ini. Namun yang kan gue bahas disini, kenapa ya untuk beberapa hari ini gue malahan bangga kalau kebohongan gue yang kali ini disaksiin sama adik bahkan ortu gue sendiri dan lebih parahnya lagi ini bukan bohong biasa dimana gue rasain ada nilai lebih dari hal yang satu ini dan yang pastinya lebih bangga jika semakin banyak korban yang gue bohongin terutama adik gue sendiri yang sekarang udah gue jadiin korban pertama… bayangin aja dengan tampang polos, idiot, kada bungas, hancur, bersahaja dikit, kada berkharisma, dan wajah yang sedikit freak gue berhasi ngebohongin adik gue yang notabenenya hanya seorang pelajar SD :D suatu prestasi yang sangat membanggakan buat gue terlebih gue g pernah punya prestasi dibidang akademik setelah sekitar 12tahun menuntut ilmu *curhatblogger*.

Namun tidak terlepas dari sisi buruknya juga, kali ini kebohongan gue benar2 vital dan bahkan sampai menimbulkan kerusakan yang parah dalam sejarah kehidupan gue kalau teman2 gue yang agak freak tau, dan sejujurnya kalo bisa gue juga lebih memilih jujur dari pada ngelakuin ini semua, tapi dimana-mana yang namanya jujur itu tidak ada yang mengenakan namun kadang bahkan lebih menyakitkan dari sekedar kebohongan yang terbongkar (sok bijak). Tapi kali ini merupakan hal yang klimaks banget dalam kehidupan gue, gimana sih coba kok bisa-bisanya gue senang dan bahkan mengagung-agungkan hal yang tidak nyata dan bahkan g pernah menjadi suatu kenyataan sampai kapanpun dalam kehidupan gue. Hmmmm tapi gue tidak sebodoh itu, gue udah siapin semua jawaban dari pertanyaan hati kecil gue yang selalu mengkritisi setiap hal bodoh yang bakal gue lakuin. First reason gue ngelakuin itu adalah dimana gue beranggapan kalo TUHAN itu g bakalan diam dan g bakalan tahan ngeliatin hal bodoh yang gue lakuin dan yang pastinya gimana dan dimanapun posisi gue, gue percaya Tuhan bakalan ngelakuin yang terbaik buat gue dan point utama dari alasan gue ini “that’s not imposible” yang mati aja bisa dihidupkan, apalagi Cuma masalah sekecil ini.

Jadi dari sedikit cuplikan garing dan tidak jelas diataslah kenapa sampai detik ini gue senang kalo berbohong yang pastinya buat hal yang satu ini, dan gue berharap cepat atau lambat kebiasaan hina itu bakalan hilang dan gue berharap kepada tuhan kalo hal itu g terjadi Cuma dalam kebohongan saja melainkan menjadi kenyataan dan kebetulan juga beberapa bulan kebelakang gue g pernah kemesjid dan malahan jarang banget berdoa (kecuali saat ujian) gue berharap tuhan sempat membaca postingan gue karna mungkin gue jarang curhat via do’a dikarenakan resiko berhasilnya lebih kecil dibandingkan tingkat kelalaiannya yang melonjak dibandingkan via blogging.