29 March 2012

MARETNYA PLAYBOY KURANG LAKU

Sebagai lelaki normal, gue juga suka cewe. Biasanya, prosedur seseorang suka dengan lawan jenisnya adalah :
Melihat --> suka --> sms-an --> jalan bareng --> jadian.

Tapi beda dengan gue. Prosedur gue suka sama cewe adalah :
Melihat --> terpesona dan langsung suka --> sms-an --> sang cewe g nanggepin --> gue ditolak secara mengenaskan --> gue patah hati --> gue nyari “korban” baru.

Setelah ditolak secara mengenaskan biasanya gue g butuh waktu lama untuk mencari “korban” baru. Gue cukup melihat calon korban untuk beberapa menit dan gue langsung jatuh cinta. Saat jatuh cinta, gue ga bisa ngontrol diri. Seharian senyum2 sendirian dan gue jadi sering nyetel lagu Arjuna Mencari Cinta. Oh, itu memang lagu yang mewakili perasaan jomblo ngenes. Selain itu, biasanya gue selalu ingin membuat cerita tentang sang gadis. Cerita bagaimana gue mengagumi dan mendekati dia dan gue sangat bahagia bila cerita itu dibaca banyak orang walaupun kebanyakan dari komentar dari mereka seperti “wahahah cerita yang cukup bodoh” atau “NGAKAK. Idiot banget sih” sampai “sumpah ! cacat abis”.


Mungkin gue ga berbakat dalam membuat cerita romantis.

Namun beberapa minggu yang lalu gue ga nemu “korba baru”. Ga ada cewe yang begitu special yang membuat gue nyetel lagu Arjuna Mencari Cinta atau lagu sejenis lainnya. Ga ada cewe yang ngebuat gue senyum2 sendiri dan ga ada inspirasi nulis tentang cewe. Gue merasa menjadi jomblo yang benar-benar jomblo.

Mungkin karna gue ditolak terus selama bulan maret ini, gue udah coba menembak setiap cewe yang ada disekitar gue. Tapi Tuhan berkehendak lain, secara biadab mereka nolak gue. Total dari awal tahun sampai sekarang gue udah ditolak 10 atau 11 kali ? gue sendiri lupa saking banyaknya. Dan dipostingan ini, gue akan menampilkan diary gue selama bulan maret belakangan, yang kebanyakan bercrita tentang penolakan gadis-gadis. Hope you enjoy it, guys..

3 Maret 2012 = malam minggu jomblo

Hari itu ga ngelakuin apa2 selain makan, bermacam makanan gue makan berharap jadi tembem dan imut. Semua itu gue lakukan sampai ayu(nama samaran) mengirim kan sms. Kita sms-n cukup panjang dan seperti kebanyakan cowo, gue selalu ngegombalin cewe berharap ada keajaiban yang membuat cewe itu jatuh cinta. Dan malam itu gue nembak ayu. Berbagai kalimat dari mulai “kita sama2 jomblo. Ayo jadian !” sampai “kamu cantik banget. Jadian yuk” gue sampaikan. Tapi apa respon dia ? dia nganggep gue gila.

6 Maret 2012 = nembak lagi ah

Karna gue kebanyakan begadang, ngeliat guru rasanya kaya ngeliat kasur, menggoda banget apalagi gurunya wanita. Dan malam harinya gue nembak marshella(bukan nama sebenarnya) karna gue g jantan, jadi gue nembaknya lewat sms lagi. Awalnya hanya obrolan2 biasa(udah pasti gue gombalin), tapi ujung2nya gue malah ngajak jadian. Sial bagi gue, marshella malah nganggep gue becanda dan bilang kalo dia lebih memilih teman gue. Dengan kata lain gue ditolak.

11 Maret 2012 = nembak lagi ditolak lagi

Hari itu gue nembak manda(nama disamarkan). Awalnya diparkiran salah satu mall dibanjarmasin, gue joget ala video klip The Beatles – your mother should know dan sampai, gue bilang ke manda “lihat sepatuku, solnya ga bertalikan. Kamu tau gunanya tali ? untuk menyatukan satu sama lain, karna itu aku ingin menyatukan cinta kita”. Apa respon manda ? dia memukul gue dan pergi meninggalkan tempat itu.

12 Maret 2012 = semakin berhasrat

Hari ini insting playboy gue lagi tinggi2nya. Setiap ngeliat cewe, cewe itu gue bilang cantik dan gue ajak jadian. Terkadang, playboy amatir sama orang gila ga ada bedanya. Puncaknya adalah ketika malam itu gue ketemu Jessica(bukan nama asli) awalnya gue goda2in doang tapi ujung2nya sudah pasti gue tebak. Gue bilang “jess, kamu cantik banget. Jadian yuk !” Jessica shock, tatapan matanya kosong. Dan kata2 itu gue ulang berkali2 sampai akhirnya gue DITERIMA!! Tapi beberpa detik kemudian, Jessica bilang “oke, kita putus” KAMPREEETTTTTTT

TAMAT

Kalo dipikir-pikir, bulan yang lalu2 gue kebanyakan galau karna mau nembak cewe yang dicinta tapi ga berani. Tapi bulan maret, gue kebanyakan galau karna nembak cewe tapi ga ada yang nerima ! life is so unfair guys, karna itu lah tercipta sebuah julukan Playboy Gagal dan pribahasa
Semakin banyak lombok kau makan,
Semakin mulas perut ini,
Semakin banyak cewe kau tembak
Semakin banyak pula yang menolak.
Setiap ingat pribahasa itu gue selalu merenungkan nasib. Terkadang malah kehilangan semangat hidup. tapi ada satu kalimat yang membuat gue lebih semangat lagi dalam nembak cewe “teruslah nembak cewe, bar. Semakin banyak cewe yang kau tembak, semakin besar pula kesempatan untuk diterima”.

How about your maret, guys ? kacau juga kah ?

No comments:

Post a Comment