Saat itu beberapa siswa kelas 3 yang bimbel sedang sibuk ngobrol masing2. ditengah kesibukan itu, tiba2 gue liat tweet seseorang ”haduh banyak ya orang yang susah move on setelah putus. Makanya kalau pacaran itu sayangnya sewajarnya aja”.
Gue menghentikan pekerjaan yang sedang gue kerjakan, gue berfikir kalau tweet itu ada benarnya juga. dulu, gue pernah ditolak sama seorang cewe, gue sangat jatuh cinta sama dia. Gue lebih mencintainya dibanding mencintai diri sendiri, dan ketika gue ditolak, gue berharap malaikat maut datang.
Sebuah teori mengatakan, semakin besar cinta kita kepada seseorang berbanding lurus dengan semakin besar tingkat kesulitan move on darinya. Sebenarnya sih sah-sah aja bila kita masih mencintai mantan/mantan gebetan. Sering ada orang yang bertanya apakah mencintai mantan itu berdosa. Well, jika mencintainya sambil mencuri gorengan, mungkin iya.
Suatu hari setelah berbulan-bulan g komunikasi, gue bertemu dengan dia. Dari situ gue kita kembali berkomunikasi, kitapun dekat lagi. Hari itu hari selasa ketika gue sedang asik sms-an dengan dia, tak terasa sudah jam setengah 4 sore, waktunya gue main bola. Iya salah satu cara pria mengobati sakit hatinya adalah dengan sering olahraga.
“eh udah dulu ya, gue mau main bola dulu” sms gue.
Dengan isi sms seperti itu gue terkesan lebih Macho dan Atletis ! dimata dia. Dan mungkin dia akan menyesal karena telah menolak cowo atletis nan macho macam gue. Padahal baru pemanasan aja gue udah cedera. Kurang dari semenit, dia membalas sms.
“apa ? sekarang lo suka main bola ? astaga, gue g bisa membayangkan mau jadi apa masa depan tim sepak bola lo”
Dan balasan sms itu lebih menyedihkan dari kata penolakan yang pernah ia ucapkan beberapa bulan yang lalu.
Setelah menulis yang diatas tiba2 gue langsung teringat ulangan bahasa inggris beberapa tahun lalu ketika gue msh SMP. Boleh kah orarng ganteng ini bercerita ? pasti boleh.
Inggris adalah Negara yang cantik, banyak hal yang gue suka dari inggris seperti sepak bolanya dan terutama cewe2nya. Tapi ada hal yang gue benci dari inggris : ulangan bahasa inggris. Siang itu ada ulangan bahasa inggris. Malam sebelumnya gue hanya aik nonton naruto(karna dulu zaman naruto tayang malam). Dan ketika kertas soal dibagikan, gue istigfar. Soal ulangannya susah sekali. Ditambah guru mengawasi dengan sangat ketat, gue jadi badmood.
Gue melihat sekeliling kelas, wajahw siswa tampak kaya kena encok. Lalu gue melihat foto SBY. Fotonya seakan berkata “saya prihatin”. Satu jam berlalu dan kertas jawaban gue masih kosong, gue ikutan encok, gue takut dapat nilai jelek karna g bisa jawab, gue butuh contekan !
Gue melihat Herry sudah selesai, gue lalu memberikannya secarik kertas untuk diisi dengan jawabanny. Untuk kemudian gue tiru. Herry menyalin jawabannya ke kertas yang gue beri itu, ia menyalin dengan cepat. Dikesempatan yang sama banyak anak yang ketahuan mencontek ataupun membuat cerpe-an. Saat itu, gue panik, gue takut adam ketahuan oleh guru. Gue lalu berdoa. Berdoa agar adam tidak ketahuan dan juga agar gue makin cakep. Tak lama setelah gue berdoa, adam selesai menyalinkan jawabannya. Ia melempar kertas itu kemeja gue,gue tersenyum. Kertas contekan sudah diterima, waktunya menyalin jawaban ! baru saja mau menyalin, sang guru berkata “ya, kumpulkan! Waktunya habis!” sembari mengumpulkan lembar jawaban dengan lemas gue berkata kepada guru bahasa inggris tersebut “bu, remedialnya kapan ?”
No comments:
Post a Comment