“Thanks god for tonight this wonderful night ever” ya kalimat itu lah yang pengen gue teriakin keras-keras ketika menulis cerita ini. Dimana malam yang seharusnya menjadi yang pas buat istirahat disaat kondisi badan gue sedang drop sekarang berubah menjadi suatu moment yang berharga banget. Moment yang seharusnya gue rasakan sejak dulu. Langsung aja ya gue certain. Hhhmmmmmmm kali ini gue bakalan cerita tentang frist dating gue yang aneh yaitu ‘antara gue dan teman ngedate baru gue yang gue julukin sebagai BIDADARI yang sejatinya adalah orang ke 2 dari 3 target sebelumnya’ sebenarnya gue gak percaya kalo bidadari itu ada tapi dimalam itu gue yakin betul kalo bidadari itu ada, wajahnya yang cantik, rambutnya yang terurai panjang dan bla bla bla… yang membuat gue semula beranggapan kalau semua ini hanyalah mimpi dan disini juga gue tau kenapa alasan tuhan tidak pernah mengabulkan teenage dreams gue !!!
Finally setelah beberapa jam gue ngadain observasi ternyata ada beberapa hal yang dapat gue simpulkan tentang bidadari yang kali ini : TERNYATA bidadari itu SANGAT FREAK dan lo tau saking freaknya gue malahan lebih memilih berkomunikasi dengan makhluk gaib dibandingkan dengan salah satu diantara mereka, karena itu hanya membuat gue merasa bodoh layaknya orang buta yang kehilangan tongkatnya dan gak tau mesti kemana sih arah pembicaraan ini dan bagaimana sih cara bicara yang sesuai dengan kosa kata dari kaum mereka. Minimnya kalimat konjungsi yang dia kuasai membuat gue kewalahan dan malas buat bertanya-tanya.
Contoh :
Gue : hey, gimana acaranya tadi ? seru ?
Them : ya begitulah… (lo mesti berpikir buat ngeresapin kata “ya begitulah” begitu seru atau begitu bored) itu jawaban yang sangat menyakitkan bukan, gue jadi berpikir 1000x buat ngajukan pertanyaan.
Next stay cool, everytime, everywhere, and etc sumpah !!! hal ini lah yang bakalan susah buat gue lakuin buat nyeimbangin posisi dengan mereka , dimana gue harus menjaga langkah demi langkah gue, tatapan mata, mimik wajah, dan lainnya yang membuat gue kelihatan santai saat makan, boker, nonton, dan tidak ada ekspresi wajah yang mendadak dan selalu beranggapan everything is flat. Damn it so crazy guys, bayangin aja kalo lo boker tanpa ekspresi-___- ya tuhan itu hal paling bodoh yang pernah lo lakuin seumur hidup lo.
Contoh :
Saat berkeliaran di mall, mereka cenderung ngeliatin lurus kedepan tanpa ngeliatin sekelilingnya dimana disaat seperti ini lah posisi lo sebagai orang bodoh terlihat jelas. Ketika gue nyoba nyeimbangin mereka dengan mengajak bicara namun sekali lagi itu salah guys, karna mereka berbicara namun tanpa menoleh sedikitpun kearah kita dan berbicara hanya sepatah kata “iya, owh, tidak, mungkin, dll” dan lo hanya akan terlihat seperti seorang salesman yang nawarin produk, padahal sejatinya disitu gue sebagai teman datingnya (teman yang tak dianggap). Selain itu mereka g mengenal yang namanya BIROKRASi, basa basi dan menunggu adalah hal yang paling dibenci oleh kaum ini.
Contoh :
Pada saat itu ketika gue berada diparkiran mall(kebetulan waktu itu membawa kendaraan masing2) gue bela-belain buat nungguin dia buat ngucapin kalimat tolol berikut “hmmm hati2 dijalan, bye, see you later” dan gak disangka2 tiba-tiba dia cuma ngelewatin doang dan hanya ngelemparin senyum kecil ke lo lalu ninggalin lo tanpa alasan.
Yeah ketiga hal gila dari contoh diataslah yang gue alami buat malam itu dan itu hal yang paling hina yang pernah gue rasain selama ini ngedate sama seseorang(karna dipostingan sebelumnya gue gagal ngedate). Kerasnya jalan dan banyaknya tantangan yang bakalan gue tempuh untuk ngedeketin orang seperti itu membuat gue berpikir ribuan kali untuk bermimpi bertemu dengan bidadari.
NB : tulisan memang agak tidak nyambung dikarenakan kondisi penulis yang sedang susah move on dari idiot.
No comments:
Post a Comment