24 July 2011

MOVE ON PART 2

kenapa judulnya MOVE ON part II ? karena ini lanjutan dari move on dan ini lagi-lagi betokohkan Gadis idiot. semoga lu baca postingan gue ini dan gue berharap lu tau perasaan gue, maslah mau balas perasaan gue atau gak itu urusan Anda. yeah langsung aja

beberapa waktu lalu saya sudah mencoba move on. Dan berhasil tetapi beberapa minggu lalu gadis idiot kembali datang kekehidupan gue dengan sikap polosnya dan sekali lagi membuat saya bermimpi, membuat saya terbang lagi, membuat gue seperti hidup kembali. Gue tau gadis idiot putus dengan mantannya dengan cara g baik2, dia menjadi pihak yang tersakiti dan gue pun tau ngelupain seseorang itu lebih sulit dari rumus2 kimia tapi seiring waktu berlalu dia sudah bisa melupakan mantannya. Dia kembali ceria, dia tidak galau lagi, dan sayapun ikut bahagia. Dia datang lagi dengan tiba2 seperti ninja dan masuk kedalam pikiran saya melalui jejaring sosial tak bersalah bernama "TWITTER". Gue g habis pikir kenapa Tuhan begitu mudahnya mengirim seseorang yang udah gue lupain beberapa waktu lalu tapi sekarang membuat gue kembali berharap lagi. Setelah beberapa hari saling komunikasi akhirnya saya kembali harus meMOVE ON dia karena secara tersirat dia memberitahukan kalau dia sedang dekat dengan seseorang dan dia bahagia bersamanya. Gue tau cwo itu, gue cukup mengenal cwo itu meski dia g kenal gue. Dia seorang cwo yang baik, humoris, dewasa, dan simpleman.
Akhirnya saya putuskan untuk move on gadis idiot untuk kedua kalinya, cause mereka pasangan serasi, mereka saling melengkapi dan gue sadar kalau rasa gue g akan terbalas. So, gue memove on lagi, mungkin ini lebih sulit dari yang pertama karena dia masih terus komunikasi dengan gue tanpa tahu perasaan gue, secara tersirat gadis idiot terus memberikan harapan kosong yang harus gue terima. Jadi, sekarang saya masih berharap dan membutuhkan sebuah keajaiban.
Buat anda berdua, selamat jangan jadi pihak yang menyakiti, bisa saling jagain perasaan tanpa pamrih dan buat lo si cwo jadi cwo yang bertanggung jawab.

No comments:

Post a Comment