4 July 2011

PERTEMUAN, PERPISAHAN, KESIALAN

jujur, gue agak bingung dengan apa yang ingin gue post sementara cerita gue tentang si idiot sudah END. gue post tentang keBIJAKan tapi karakter gue ilang. setelah gue tanya sama ortu, pembantu(g punya, biar dikira punya), adek gue sampai ketua RT disini gue tanya pendapat mereka kaya gimana. pendapat mereka gue harus kembali kekarakter gue yaitu komedy. so cekidot !

ini cerita tentang lovelife in the cybers world. yeah kenapa tentang dunia maya lagi ? karena didunia nyata gue, gue hanya jadi seorang sampah masyarakat. tapi setelah gue pikir2 perasaan didunia maya juga gue jadi sampah. contohnya kurang lebih 10000unfollowers tiap hari(ini lebay). dan gue rasa yang follow gue otaknya agak katarak, g bisa bedain gue sama Cody Simpson(jujur waktu cari nama untuk yang mirip sama gue itu membuat dilema. sekitar 1jam gue didepan cermin tapi g menemukan bayangan yang mirip dengan gue. So, gue cari disalah satu situs yang nyediain tingkat kemiripan. Gue masukin foto gue dan justin bieber, ternyata tingkat kemiripannya -12%-_-(mata minus kali ah), terus gue masukin lg budi anduk. Diluar dugaan gue tingkat kemiripannya 42% makin nyesek gue. Trus gue masukin Cody Simpson dan tingkat kemiripannya 1,2%, yowes lah.)

Ok sebelumnya gue menyayangkan pada teman dunia maya gue. Sebelumnya gue dan dia lumayan dekat sbg teman dunia maya. Dari mulai mengoment status satu sama lain. Sampai berRTan ditwitter. Tapi sekarang udah kaya g kenal lagi. Mungkin dia udah sibuk dengan dunia, gue dengan dunia gue. Hidup terus jalan dong. Gue g ngerti kenapa kayaknya dia g pengen kenal gue. Setiap gue mention dia tp g pernah dibales sh, sejak via txt berubah jadi blackberry. Mungkin suatu benda dapat merubah sifat seseorang ? Maybe. Mungkin, dia sibuk dengan teman baru diBBMnya dan gue g ada hak juga sih ngelarang orang buat berteman dengan siapa dan ngelupain siapa. hah yaudahlah mau gimana dia udah dunianya beda sama gue, g selugu gue lagi. Gue ngerti banget sih yang namanya individu punya keputusan masing2, tp gue g bakal pernah lupain 1bulan 4hari saat dimana gue kenal lo, yaudalah ini aja mungkin, kalo lo baca, thank youuuu ya guys:) jangan
lupain gue, take careeeee.


ok, gue akan menceritakan kisah gue dengn seorang cwe yang namanya gue samarkan menjadi aurora(bagi yg suka dongeng mungkin tau). Aurora adalah wanita yang ingin tau ini itu dan berpacaran dengan seorang cwo yang fun, baik, dan humoris.
gue datang evrything went wrose. she is lost her sight of me, she was falling but warm hands catch she as her fell hopelessly to somewhere in between loved and dumped. gue masuk di hidup dia cepat dan tiba2 banget(berawal dari situs pertemanan). waktu itu aurora lagi drop banget, down, dan putus asa banget. tapi orang yang dia butuhkan utuk disampingnya sekarang g ada dan mungkin g memikirkan dirinya. tapi justru gue yang belum terlalu dia kenal dan mungkin orang yang g perlu memikirkan keadaannya. Gue sama dia terus contact, seakan-akan pacarnya udah lenyap dan nggak peduli sama dia lagi. Beberapa hari setelah itu, gue masih aja rajin nanya keadaan dia, masih sedih atau nggak, udah makan atau belum dll2. Gue SANGAT bahagia. Bercanda sama aurora pun gue nyambung. Kenapa ? Aurora humoris. Dan pedenya melampaui kadar pede yang ada didalam diri perempuan biasa hahaha tapi itu lah unik nya dia. Pada suatu malam, gue unexpectedly called him, dan confessed apa yang gue rasakan ke dia. "Brey, sebenernya cewe yang gue ceritain itu lo. Gue sayang sama lo brey". Dia SHOCK! Bingung.
Memang selama ini gue masang status "brey" atau "aur*r*" atau "Nyata tapi tak bisa dimiliki" sampai juga "So hard to let you go" tapi dia nggak pernah berpikir kalo itu maksudnya, bener-bener, DIA!? Dia bilang dia nggak bisa sama gue, karna dia msh bertanggung jawab buat seseorang disana yang kayanya nggak meminginkan dia lagi. "Kenapa gue, bar?". "Ya gue nggak tau, emang kita baru deket, tapi gue sayang". setelah banyak berdebat dan saling berargument dan berakhir dirumah sakit. Akhirnya gue memutuskan untuk pergi. Typical boy abisssssss. hahaha tapi hal yang ngebuat gue loncat2 tengah malam adalah dia terus sms gue "brey, please blas sms gue yg ini. Gue g bisa milih lo brey. tapi plis brey jangan tinggalin gue". dari sini gue dan aurora terus keep in touch. Gue selalu ada waktu dia g punya siapa2. Entertaining and lovable. Gue............sering banget dia sakitin, berulang kali gue nyatain perasaan gue kedia, dia selalu menghindar, dia takut gue ngelakuin hal yang sama seperti pacarnya dan yg parahnya dia lebih takut lagi keturunannya mirip gue. Gue masih selalu dikehidupannya, Membuat dia kembali bermimpi. pacarnyapun masih membuat aurora naik turun naik turun. Satu hal yang dapat gue simpulkan.

aurora, sosok aneh yang memang perlahan pergi dari kehidupan gue, tapi nggak akan pernah hilang dimata gue. Sisi kosong gue yang selalu dia isi ngga akan pernah bisa gue lupain gitu aja. Biarpun gue terlihat nggak peduli dan nggak merasakan apa-apa, Aurora, if only you could understand and see, because I still want you close. Bukan dongeng Twilight, bella Jacob dan Edward, bukan. Ini soal beberapa hal yang gue buat untuk lo rasain.



gue belajar 1 hal, jangan pernah jadiin seseorang atau siapapun itu untuk berada terlalu dekat dengan lo. Karna ingat, seseorang ngga bisa menyakiti lo kalau dia ngga berada dekat dengan lo. Dan yg terakhir, nggak semua cinta bisa terwujud. Nggak semua cinta bisa happy ending. Waktu lo sayang sama orang sacrifice something big to knock her/his heart.

No comments:

Post a Comment