dulu waktu saya kecil, saya sempat berkeinginan untuk memilihara kucing saat tetangga saya punya banyak kucing. setiap saat saya main kerumahnya, saya selalu disambut oleh kucing-kucingnya. niat awal saya yang ingin mengadopsi salah satu kucing dia mendadak saya urungkan setelah ngeliat proses kucing betina milik tetang saya itu melahirkan.
setelah lama mengubur keinginan masa kecil saya itu, keinginan itu muncul lagi sekarang, saat teman-teman saya banyak yang memasang foto kucing di dp bbm mereka. apa maksud mereka ? entahlah, saya juga tidak tahu. tapi yang jelas, keinginan itu muncul lagi.
yang menjadi masalahnya, saya sendiri menyadari kalau saya bukanlah "pemelihara" yang baik. entah itu memelihara binatang atau pun memelihara sebuah hubungan. cieee
saya pernah memelihara sepasang ikan cupang yang saya beli dipasar. namun tidak berapa lama setelah membeli, ikan cupang betina saya mati karna dimakan oleh ikan cupang jantan. saya tidak tahu kalau mereka disatukan dalam satu wadah bukannya kawin malah saling makan. dari sini saya tahu kalau ikan cupang itu kanibal, akhirnya dengan dendamatau kebodohan saya, saya menyuruh mama untuk menggoreng ikan cupang jantan tersebut.
saya juga pernah memelihara anak ayam warna yang biasanya dijual didepan-depan sekolahan atau dipasar. nasib anak ayam warna tersebut pun tidak jauh dengan ikan cupang. suatu hari, saking gembiranya saya punya anak ayam warna, saya mencoba untuk memandikan anak ayam warna saya. ternyata, cat yang ada dibadan anak ayam tersebut luntur. karna saya tidak tahu apa-apa, saya marah sama anak ayam itu. saya ingin menggorengnya lagi, tapi mama saya menolak, dan meyuruh saya melepas anak ayam yang sudah tidak berwarna-warni tersebur.
selain ikan cupang dan anak ayam warna, ada beberapa binatang yang sempat saya pelihara, yang mungkin akan saya ceritakan dilain kesempatan karna yang jadi inti disini bukanlah seberapa banyak saya pernah memelihara binatang atau seberapa kejam saya menyiksa binatang(karna saat itu saya sungguh khilaf. ampuni baim ya allah). yang jadi pokoknya disini adalah ketidaktelatenan saya dalam memelihara sesuatu.
jadi, untuk keinginan masa kecil yang datang kembali, sepertinya harus saya kubur lagi demi kebaikan saya dan si kucing tentunya.
setelah lama mengubur keinginan masa kecil saya itu, keinginan itu muncul lagi sekarang, saat teman-teman saya banyak yang memasang foto kucing di dp bbm mereka. apa maksud mereka ? entahlah, saya juga tidak tahu. tapi yang jelas, keinginan itu muncul lagi.
yang menjadi masalahnya, saya sendiri menyadari kalau saya bukanlah "pemelihara" yang baik. entah itu memelihara binatang atau pun memelihara sebuah hubungan. cieee
saya pernah memelihara sepasang ikan cupang yang saya beli dipasar. namun tidak berapa lama setelah membeli, ikan cupang betina saya mati karna dimakan oleh ikan cupang jantan. saya tidak tahu kalau mereka disatukan dalam satu wadah bukannya kawin malah saling makan. dari sini saya tahu kalau ikan cupang itu kanibal, akhirnya dengan dendam
saya juga pernah memelihara anak ayam warna yang biasanya dijual didepan-depan sekolahan atau dipasar. nasib anak ayam warna tersebut pun tidak jauh dengan ikan cupang. suatu hari, saking gembiranya saya punya anak ayam warna, saya mencoba untuk memandikan anak ayam warna saya. ternyata, cat yang ada dibadan anak ayam tersebut luntur. karna saya tidak tahu apa-apa, saya marah sama anak ayam itu. saya ingin menggorengnya lagi, tapi mama saya menolak, dan meyuruh saya melepas anak ayam yang sudah tidak berwarna-warni tersebur.
selain ikan cupang dan anak ayam warna, ada beberapa binatang yang sempat saya pelihara, yang mungkin akan saya ceritakan dilain kesempatan karna yang jadi inti disini bukanlah seberapa banyak saya pernah memelihara binatang atau seberapa kejam saya menyiksa binatang(karna saat itu saya sungguh khilaf. ampuni baim ya allah). yang jadi pokoknya disini adalah ketidaktelatenan saya dalam memelihara sesuatu.
jadi, untuk keinginan masa kecil yang datang kembali, sepertinya harus saya kubur lagi demi kebaikan saya dan si kucing tentunya.
No comments:
Post a Comment