Kemarin gue baru saja ikut acara buka bersama dengan beberapa teman alumni SMA gue. dan itu adalah acara rutin yang digelar selama dua tahun belakangan semenjak kami lulus.
Meski
banyak yang nggak datang, tapi gue jelas sangat melihat perubahan-perubahan yang
terjadi dalam diri mereka (tahun lalu gue nggak ikut). Ada yang sudah kelihatan
dewasa dengan perkataannya ataupun pakaiannya. Ada yang tambah cantik. Ada yang
tambah ganteng. Ada yang kelihatannya tambah makmur karna badannya tambah
gendut. Ada yang tetap kerempeng(itu gue). Dan yang jelas mereka sibuk dengan
gadgetnya masing-masing. Terlintas dibenak gue “buset... berubah banget”. Agar sama
seperti mereka, gue juga sok sibuk ngeliatin hape, meski cuma geser-geser menu
doang.
dari acara buka bersama itu juga gue tahu, mereka kebanyakan sudah punya pacar atau lagi dekat dengan orang atau yang sudah beberapa kali ganti pacar. "anjirrrr, gue aja deh yang kayaknya ditolak mulu" kata gue membatin.
keresahan gue tentang sering kalinya gue ditolak semakin menjadi-jadi sampai ketaraf yang mungkin mengganggu mengingat umur gue yang sudah hampir 20 tahun. ingat, hampir, belum 20. saat yang lain dengan umur segitu sudah memiliki pacar yang bisa berkomitmen, gue masih sibuk dengan "jatuh cinta-pdkt-dia jadian dengan yang lain-gue diphp".
beberapa waktu lalu, gue nyoba pdkt dengan anak SMA, dia tipe gue banget (dan tipe semua cowok kayaknya). awalnya bagus. dia enak diajak ngobrol. tapi pas dia tau umur gue segitu, dia mendadak menjauh dan jadian dengan orang lain.
setelahnya gagal dengan anak SMA, gue nyoba deketin cewek yang baru lulus SMA. dia juga tipe gue banget. namun ternyata segala macam usaha gue untuk ngedeketin dia, semuanya sia-sia. ngaak ada feedbacknya. sekali nyoba deketi tapi nggak ada respon, masih wajar. dua kali nyoba deketin tapi nggak ada respon, masih nggak apa-apa. tiga kali nyoba, dan nggak direspon juga, gue sadar kalau gue ditolak secara halus.
karna kegelisahan yang makin menjadi itu lah, belakangan ini gue banyak follow cewek ditwitter, di instagram. ngeinvite dibbm. dan kembali kefacebook buat add orang. nggak peduli difollback atau nggak, bahkan kalau diblock pun gue udah nggak peduli.
terus bila ditanya sama cewek, "kenapa lo invite gue dibbm, ngeadd gue difb, follow gue diinstagram dan twitter ? kenapa semuanya lo ikutin ?"
jawaban gue satu "umur gue udah 19, bentar lagi 20. dengan mencoba dekat lo, siapa tahu lo mau". semoga dengan jawaban jujur seperti itu, benar-benar ada yang mau. semoga.
No comments:
Post a Comment