Alkisah, dikehidupan yang dewasa ini, terdapatlah
seorang oknum. sebut lah namanya oknum A. Iya itu gue. kabarnya, oknum A ini sedang giat-giatnya mendekati
cewek, karna statusnya yang sudah lama tidak berubah sejak jaman perang
malvinas belum perang. Namun seperti yang sudah bisa ditebak endingnya, semua
usaha dan cara oknum A untuk mendekati cewek sia-sia. Berikut sketsa lengkapnya,
Sketsa #1
“R” adalah seorang siswi sma. Pakai behel. Dan cantik.
Oknum A : “eh, masang behel dimana ?”
R : “di Doker Sophie”
Oknum A : “oh bukan didokter Faisol ya ?”
Sampai disini sudah mulai tercium aroma-aroma
kegagalan. Karna niat awalnya, kalau didokter gigi yang sama, si oknum A ingin kenal lebih jauh sama si R dengan modus kedokter gigi bareng. Tsssaaaah.
R : “bukan. Emang kenapa ?”
Oknum A : “hmmm, nggak apa-apa. Sebenarnya itu cuma basa-basi
doang biar bisa kenal sama elo”
dengan kejujuran hati si oknum A membongkar niat awalnya, untuk bisa kenal.
dengan kejujuran hati si oknum A membongkar niat awalnya, untuk bisa kenal.
R : “oh. Anak mana ? pernah sekolah di SMA tempat gue
sekolah ya ?”
Oknum A : “iya. Tapi 2 tahun yang lalu”
Mendengar kalimat 2 tahun lalu, si R mendadak ingin muntah dan dengan tatapan "sumpeh-2-tahun-lalu-?-ih-tua-amat-lo" itu langsung menjauh dari oknum A.
sketsa #2
"L" adalah seorang cewek yang baru lulus SMA.
Oknum A : “thank you”
L : “iya. Tapi dimana dapat pin BB aku ?”
Oknum A : “biasa. Kerjaan pria tidak kurang
laku. Ngestalk di facebook kamu”
Lagi-lagi dengan kejujuran hati, oknum A ngasih tau sambil berharap si L luluh melihat ternyata masih ada cowok jujur. Karna oknum A jarang sekali nge-invite seseorang. dari 33 kontak di bbm oknum A, cuma si L yang dia invite. saking niatnya. Tsaaah.
Namun nyatanya,
L : “hah ?”
Oknum A : “iya. Hehe maap. Kuliah dimana ?”
L : “gak tahu”
Sampai disini, oknum A sudah bisa menduga endingnya
bakal sama kayak sebelumnya mengingat tidak adanya feedback dari si L.
Oknum A : “owh, maap, itu tadi sebenarnya basa-basi
doang, biar bisa bbm-an sama kamu”
L : “iya gak apa-apa. Kalo sengaja dibbm-in juga gak apa-apa”
Firasat oknum A mulai tidak enak. Karna tiba-tiba si
L mendadak humble. Dengan keraguan yang yakin, si oknum A bertanya,
Oknum A : “itu barusan dibajak ya ?”
L : “iya”
Oknum A pun langsung merasa hina. dan jadi tambah hina, mengingat usianya yang diujung 19 tahun ini masih sering gagal dalam pdkt.
No comments:
Post a Comment