17 July 2014

SKETSA YANG GAGAL


         Alkisah, dikehidupan yang dewasa ini, terdapatlah seorang oknum. sebut lah namanya oknum A. Iya itu gue. kabarnya, oknum A ini sedang giat-giatnya mendekati cewek, karna statusnya yang sudah lama tidak berubah sejak jaman perang malvinas belum perang. Namun seperti yang sudah bisa ditebak endingnya, semua usaha dan cara oknum A untuk mendekati cewek sia-sia. Berikut sketsa lengkapnya,

Sketsa #1

“R” adalah seorang siswi sma. Pakai behel. Dan cantik.

Oknum A : “eh, masang behel dimana ?”

R : “di Doker Sophie”

Oknum A : “oh bukan didokter Faisol ya ?”

Sampai disini sudah mulai tercium aroma-aroma kegagalan. Karna niat awalnya, kalau didokter gigi yang sama, si oknum A ingin kenal lebih jauh sama si R dengan modus kedokter gigi bareng. Tsssaaaah.

R : “bukan. Emang kenapa ?”

Oknum A : “hmmm, nggak apa-apa. Sebenarnya itu cuma basa-basi doang biar bisa kenal sama elo” 

dengan kejujuran hati si oknum A membongkar niat awalnya, untuk bisa kenal.

R : “oh. Anak mana ? pernah sekolah di SMA tempat gue sekolah ya ?”

Oknum A : “iya. Tapi 2 tahun yang lalu”

Mendengar kalimat 2 tahun lalu, si R mendadak ingin muntah dan dengan tatapan "sumpeh-2-tahun-lalu-?-ih-tua-amat-lo" itu langsung menjauh dari oknum A.

sketsa #2

"L" adalah seorang cewek yang baru lulus SMA.

Oknum A : “thank you”

L : “iya. Tapi dimana dapat pin BB aku ?”

Oknum A : “biasa. Kerjaan pria tidak kurang laku. Ngestalk di facebook kamu”

Lagi-lagi dengan kejujuran hati, oknum A ngasih tau sambil berharap si L luluh melihat ternyata masih ada cowok jujur. Karna oknum A jarang sekali nge-invite seseorang. dari 33 kontak di bbm oknum A, cuma si L yang dia invite. saking niatnya. Tsaaah.

Namun nyatanya,

L : “hah ?”

Oknum A : “iya. Hehe maap. Kuliah dimana ?”

L : “gak tahu”

Sampai disini, oknum A sudah bisa menduga endingnya bakal sama kayak sebelumnya mengingat tidak adanya feedback dari si L.

Oknum A : “owh, maap, itu tadi sebenarnya basa-basi doang, biar bisa bbm-an sama kamu”

L : “iya gak apa-apa. Kalo sengaja dibbm-in juga gak apa-apa”

Firasat oknum A mulai tidak enak. Karna tiba-tiba si L mendadak humble. Dengan keraguan yang yakin, si oknum A bertanya,

Oknum A : “itu barusan dibajak ya ?”

L : “iya”

Oknum A pun langsung merasa hina. dan jadi tambah hina, mengingat usianya yang diujung  19 tahun ini masih sering gagal dalam pdkt.

No comments:

Post a Comment