3 November 2014

Perempuan November



      November, kurasa tak ada yang spesial dibulan yang terletak antara Oktober dan Desember ini, selain bulannya para pahlawan. 

      Tadi sore, aku tak sengaja membuka skype yang sudah usang, lama tak tersentuh olehku. disudut kecil bertuliskan kontak, ada namamu yang sampai saat ini belum menerima permintaan kontak dariku. iseng, kubuka profilmu. aah, ternyata aku salah, November adalah bulan yang spesial. setidaknya bagimu. ya, kamu ulang tahun dibulan November. kudengar, orang yang lahir bulan november kebanyakannya adalah orang yang cantik dan lain dari yang lain. terlepas dari benar atau tidaknya itu, aku selalu menganggapmu cantik dan lain dari yang lain dimataku.

      Tahun lalu, saat usiamu yang ke 19, aku tak berani mengucapkan selamat ulang tahun untukmu. setelah kejadian malam minggu itu. ya, saat pacarmu menelponku. rasa takut membuatmu terganggu, yang membuatku tak mengucapkannya.
     
        Dua tahun lalu saat usiamu yang ke 18 tahun, aku juga tak berani mengucapkan selamat ulang tahun untukmu. kamu tahu sendiri lah, jangankan untuk mengenalmu, untuk bisa mendapatkan nomor teleponmu saja aku harus nyolong dari kontak hape temanku.
    
       Semenjak pacarmu melarangku untuk menghubungimu(yang pernah jadi hobiku tiap jam 8 malam. menelponmu tanpa bersuara. hanyar untuk mendengar suaramu), aku berjanji kepada pacarnu dan diriku sendiri untuk tidak pernah lagi mencoba mengganggumu. entah itu lewat telepon, sms ataupun menuliskanmu diblogku. tapi kali ini aku melanggar janjiku sendiri. sebagai sesama lelaki, aku tahu pacarmu pasti akan marah. tapi percayalah tak ada propaganda disini, tulisan ini hanya sebagai catatan kecilku untuk nanti yang tak perlu belas kasihanmu untuk membacanya.

      Dikampus pun, sekarang aku sudah tak peduli atau tepatnya mencoba tak peduli denganmu. kelas kita sering sekali bersebelahan, tapi mata kita tak pernah sekalipun bertatapan. aku selalu mencari pandangan lain saat kamu ada, padahal kau sendiri tahu, pandangan paling indah itu kamu. pura-pura sok sibuk adalah rumus ampuh agar kamu tak tahu aku selalu canggung. kalaupun bertatapan, sepertinya aku akan pingsan dan tak perlu kamu tahu alasannya, karna kau sendiri juga tahu jawabannya.

    Didepan laptop yang tua, aku banyak bernostalgia. 

     Aku ingat, waktu itu hujan turun membasahi kampus kita. kita baru saja menyelesaikan final test. hujannya turun cukup deras saat itu. cukup lah untuk menahanmu berdiam dikampus lebih lama. tentu tak kusia-siakan kesempatan itu. kesempatan yang lebih jarang dari rakyat biasa yang bisa jadi Presiden. keberadaanmu dipayung -gazebo- depan kelas bersama teman-temanmu terlalu kuat dan pekat untuk aku hapus dari ingatan. dengan jarak antara kita yang tak sampai 5 meter, aku mencoba caper dengan segala usahku, seperti yang sudah-sudah usahaku sia-sia. kamu sibuk ngobrol dengan teman-temanmu. sesekali aku melirik kearahmu yang tak pernah melirik kearahku. kemurahan Tuhan menurunkan hujan deras untuk menahanmu ternyata tak cukup untuk membuatmu melirik kearahku barang sedetik. percayalah, aku tak membencimu meski saat itu kau tak memperdulikan keberadaanku. 
   
    6 bulan berlalu, gara-gara kamu, aku agak trauma untuk mendekati perempuan. bukan, bukan karna aku takut mendekatinya, bukan pula karna sikap dingin yang kamu tunjukkan kepadaku. aku cuma takut kalau aku terus-terusan membandingkannya denganmu. sudah seharusnya aku tak boleh melakukan itu. yang cantik lebih dari kamu, kurasa banyak. tapi segala ketertutupan dan kemisteriusan kamu yang membuatku merasa kita akan cocok. jelas itu sebelum aku tahu kamu tidak merasakan hal yang sama denganku.

     kamu adalah karakter Margo dalam buku John Green yang berjudul Paper Towns. Gadis yang sejak dulu jadi teka-teki, kini menjadi misteri.

    November, bulan yang spesial untukmu. tanpa bermaksud merusak bulan spesialmu, seperti yang sudah aku tulis diatas, kali ini dengan terpaksa aku melanggar janjiku sendiri. kali ini aku menulis tentang kamu lagi. entah untuk yang keberapa kalinya. mungkin kalau kamu membaca, kamu bakal bilang, "ah, aku muak dengan tulisanmu tentangku. seperti tidak ada perempuan lain saja". maaf, cuma kata itu yang bisa aku tuliskan kepada kamu dan pacarmu. tak bermaksud untuk mengusik kehidupan kalian, tak ada niat untuk mengganggu kesenangan kalian.

    Tepat tanggal 12 November nanti, kamu ulang tahun yang ke 20. angka yang sudah lumayan matang dalam berpikir. semoga semakin dewasa, panjang umur dan sehat selalu. oiya, longlast dengan pacarmu, jangan jadikan jarak sebagai penghalang. kalau ada acara makan-makan, bisa laaah. tau kan harus hubungin kemana haha.

selamat ulang tahun perempuan November !

No comments:

Post a Comment