Kampus tidak lagi hanya sekedar kampus. Banyak hal
yang dapat dilakukan didalamnya. Mulai dari jadi tempat nongkrong, jadi tempat
pacaran, sampai jadi tempat parkir kendaraan doang. Kampus tidak lagi cuma
sebagai tempat para mahasiswa menuntut ilmu. Tapi lebih dari itu, Kampus sudah
menjadi tempat bertemunya kaka tingkat yang hendak melakukan skill modus dengan
adik tingkat yang masih lugu.
Mengenai hal yang terakhir, saya memiliki teman
yang sangat pandai sekali melakukan skill modus. Ganang Pujianto namanya. Teman
saya yang berperawakkan tidak tinggi ini, senang sekali modus. Sepertinya, jika
seandainya ada orang yang bertanya kepadanya dengan pertanyaan “apa hobi kamu
?”, maka besar kemungkinan dia akan menjawab “berbuat modus”.
Pria yang memiliki paras wajah mirip Jarwo Kwat
ini adalah tipe orang yang suka sekali bercerita. Bercerita tentang apa saja.
Politik ? sudah menjadi makanannya. Tetang modus ? ah, dia lah ahlinya !. Tapi,
dari banyaknya cerita yang dia bagi kepada saya dan teman-teman kampus saya,
cerita tentang wanita lah yang –sepertinya- menjadi cerita favoritnya. Tentu
cerita dia dengan para wanitanya. Selalu ada pengalaman dia bersama wanita yang
dengan senang hati dibagi kepada kami teman-temannya yang juga dengan senang
hati mendengarkan Ganang bercerita.
Pernah, Ganang bercerita tenang dia yang selalu
dipandangi oleh seorang gadis cantik. Hanya karna foto gadis tersebut saya edit
bersama foto ganang. Padahal sang gadis tak pernah melihat foto tersebut. Hebat
bukan ? Ganang juga pernah bercerita tentang perempuan yang rela mengejarnya di
jalan raya hanya demi untuk mendapatkan nomor handphone ganang. Luar biasa ! belum
melakukan apa-apa saja ganang sudah dikejar-kejar para gadis.
Mendengarkan banyak ceritanya membuat saya mau
tak mau harus membandingkan dengan cerita-cerita di ftv. Kalau cerita-cerita di
ftv seperti apa sih ? paling tentang cowok tabrakan dengan perempuan kutu buku
saat berjalan dikampus. Pada saat pandangan pertama itu, biasanya si cowok akan
jatuh cinta. Atau yang lebih kodian -pasaran- seperti si cowok awalnya benci
dengan si cewek yang menjadi musuhnya dikehidupan. Tapi seiring berjalannya
waktu, seperti yang sudah bisa ditebak, si cowok pada akhirnya akan jatuh hati
dengan si cewek. Dan endingnya yang lebih mudah ditebak daripada mood seorang
perempuan saat PMS.
Namun cerita ganang dengan segala pengalamannya,
berbeda. kekhilafan saya membandingkannya dengan ftv membuat saya sangat
berdosa. Cerita ganang harusnya mendapatkan piala oscar. Cerita ganang adalah sebuah
film hollywood dengan segala kemegahan dan keistimewaan alur ceritanya. Drama
korea saja akan minder melihat kisah hidup Ganang dengan para perempuannya.
Kisahnya jauh lebih rumit dari rumus yang dipakai untuk memperkirakan cuaca
pada satu hari.
******
Pada satu waktu, hujan turun dengan cukup
derasnya diwilayah Kayu Tangi dan sekitarnya. Cukup untuk menahan saya berlama-lama dikampus. Kebetulan saat itu juga ada Ganang. Ditengah hujan yang deras
tersebutlah, Ganang memulai dongengnya. Beruntung, saya sempat mengabadikan
salah satu kisah hidup Ganang ini lewat sebuah rekaman di handphone saya.
Sebelum saya lanjutkan, sebaiknya sediakan lah tisu. Karna kisah yag satu ini
jelas lebih perih dari luka yang ditaburi dengan garam.
Waktu itu, Ganang masih smp. Masih ganteng dan
tampan –sekarangpun masih ganteng dan tampan kok- dia memiliki pacar. Si pacar
sangat sayang dengan Ganang. Namun dengan santainya Ganang memutuskan hubungan
mereka. Karna Ganang lebih suka dengan kakak si pacar, tanpa memperdulikan
perasaan si pacar. Aaah, jiwa playboy Ganang memang berkelas. Tak mau main api dengan
orang lain Ganang lebih memilih main api dengan kaka si pacar. Lebih menantang
katanya. Luar biasa !
Si perempuan pun hanya bisa pasrah melihat hubungannya
dengan pangeran pujaan hati harus berakhir seperti itu. Beberapa tahun
kemudian, setelah menjalani hidup mereka masing-masing. Ganang bertemu lagi
dengan si mantan. Tidak hanya dengan mantan, tapi juga dengan kaka si mantan.
Dengan entengnya dia bilang pada dua kakak
beradik tersebut “siapa pacar sekarang ? ya mudah-mudahan baik-baik aja, nggak
kaya aku yang masih terus mencari”.
Beeh, mendengar cerita tersebut, saya
mendapatkan sebuah pemikiran, bila yang lalu biar lah berlalu, menjadi usang
dan hilang tertutup oleh cerita-cerita baru. Karna pada dasarnya kita terlalu
membesar-besarkan sebuah kegagalan dan terlalu berkubang didalamnya. Belajarlah
dari Ganang yang dengan mudahnya memutuskan sebuah hubungan sambil terus
percaya kalau kehidupan adalah sebuah arus yang dinamis dan optimis dihubungan
yang berikutnya pasti lebih baik.
perempuan adalah makhluk yang rumit dengan segala keganjilannya. Jika anda ingin bertanya-tanya masalah
perempuan, saya sarankan bertanyalah kepada orang yang benar-benar tepat. Yaitu dengan Ganang
Pujianto. Coba saja tanyakan nama perempuan di kampus saya dengan Ganang. Dia
pasti menyebut nama perempuan tersebut dengan jelas dan benar. Tentu dibumbui
dengan pengalamannya bersama perempuan tersebut.
Lelaki kelahiran 1992 ini seperti sudah cukup banyak makan asam garam dalam dunia perempuan dan seluk beluknya. Dengan adanya Presiden terpilih yang baru, saya sangat berharap, teman saya, Ganang, dengan segala kelebihannya dapat diangkat menjadi seorang Menteri dalam kabinet Presiden baru Indonesia. Menteri Pemberdayaan Perempuan mungkin cocok untuknya. Dengan semua kapasitas yang Ganang miliki rasanya adalah sebuah tindakkan tak terhormat jika hanya dijadikan sebagai juru cerita di kampus !
No comments:
Post a Comment